
Capres Prabowo Subianto, saat berkampanye di depan pendukungnya
JawaPos.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah melakukan pengawasan dan koordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Hasilnya dalam kampanye akbar Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto, ditemukan ratusan anak-anak yang hadir dalam kampanye terbuka 29 Maret 2019 di samping Stadion Pakansari Bogor.
Komisioner KPAI, Jasra Putra mengatakan, pelibatan anak dalam politik masih terjadi dalam kampanye terbuka. Peserta atau tim kampanye membiarkan kehadiran anak-anak tersebut dan tidak ada upaya mengimbau.
"Bahkan anak-anak juga memakai atribut kampanye dan mengibarkan bendera partai juga," ujar Jasra dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (30/3).
Jasra mengatakan, KPAI sudah berkoordinasi dengan Bawaslu terkait pelibatan anak dalam kampanye terbuka. Sesuai dengan UU Pemilu nomor 7/2017 pasal 280 ayat 2 huruf k, menyatakan peserta dan atau panitia dilarang melibatkan warga negara yang tidak memiliki hak pilih.
"Selanjutnya dalam uu tersebut dalam pasal 493 menyatakan peserta dan panitia yang melanggar pasal 280 ayat 2 diancam pidana 1 tahun kurungan dan denda 12 juta," katanya.
KPAI juga sempat mewawancarai anak-anak yang hadir dalam kampanye terbuka Prabowo Subianto. Hasilnya mereka sengaja dibawa oleh orang tua dan arahan dari lembaga-lembaga yang menaungi anak tersebut.
"Tentu informasi ini harus didalami oleh penyelenggara pemilu terkait ada upaya mengorganisir kehadiran anak," ungkapnya.
Jasra berpesan, semua pihak harus berpikir dan memperhatikan hak-hak anak yang dilanggar dalam kegiatan kampanye termasuk capres dan cawapres. Kehadiran anak-anak tentu secara fisik daya tahannya tidak sama dengan orang dewasa. Secara psikis dengan suasana panas, bising. Sehingga anak tidak layak hadir. "Belum lagi anak-anak yang kelelahan, menangis, dan kebingungam dengan suasana yang tidak kondusif," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
