
Photo
JawaPos.com - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengutuk keras aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan yang menyebabkan sebanyak 20 korban luka-luka. Sementara dua orang dinyatakan meninggal dan diduga merupakan pelaku aksi bom bunuh diri.
Menurut Guz Jazil (sapaan Jazilul Fawaid), aksi terorisme dengan tindakan bom bunuh diri tersebut tidak bisa dibenarkan dengan dalih apapun, termasuk dengan kedok agama. Sebab, semua agama menganjurkan perdamaian.
”Tidak ada agama yang menganjurkan aksi terorisme. Ini bertentangan dengan agama dan kemanusiaan. Karena itu, saya mengutuk keras aksi bom bunuh diri ini,” kata Gus Jazil, Senin (29/3).
Menurut Gus Jazil, aksi seperti ini justru akan mengoyak persatuan dan memunculkan praduga-praduga, termasuk mencoreng citra agama, khususnya Islam yang sering dituduh sebagai pembenar aksi terorisme seperti tindakan bom bunuh diri dengan dalih berjihad.
”Jihad dalam Islam tidak seperti itu. Itu adalah tindakan kelompok pengecut dengan berkedok pada agama,” katanya.
Wakil Ketua Umumm DPP PKB ini pun meminta masyarakat untuk bersatu, tetap tenang dan tidak merasa ketakutan dengan adanya terror tersebut. Sebab, ketakutan justru membuat para pelaku merasa berhasil dalam misinya.
Di sisi lain, pihaknya mendorong para pihak penegak hukum, khususnya Polri dan TNI untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaaan. Disisi lain, Gus Jazil juga mengapresiasi respons cepat Polri dan TNI yang telah berhasil mengedentifikasi pelaku aksi bom bunuh diri.
”Polri dan TNI harus untuk bersatu padu, bergerak cepat mengungkap dalang di balik aksi bom bunuh diri ini. Para penegak hukum harus bisa memastikan bahwa kondisi bangsa kita benar-benar aman. Apalagi di tengah situasi pandemi Covid-19 sekarang ini, keamanan atau ketenangan masyarakat harus dijamin oleh negara,” katanya.
Dirinya meyakini bahwa negara tidak akan tinggal diam dan membiarkan aksi-aksi semacam ini terjadi lagi di kemudian hari. ”Kasus ini harus menjadi pembelajaran yang tidak boleh terulang lagi,” katanya.
Karena itu, dengan adanya peristiwa ini, Gus Jazil pun menegaskan kembali dukungannya terkait langkah Presiden Joko Widodo yang telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Esktremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme.
Perpres yang ditandatangani pada 6 Januari ini bertujuan untuk mencegah ancaman ekstremisme berbasis kekerasan dan mengarah pada aksi terorisme di Indonesia. ”Kami setuju dengan perpres tersebut demi terciptanya persatuan dan kerukunan, sekaligus mencegah lahirnya pikiran dan aksi ekstremis yang dapat memecah belah kedaulatan negara,” katanya.
Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengungkap identitas pelaku aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3).
Selain itu, Polri juga menangkap empat orang yang diduga terlibat dalam aksi ini. Mereka ditangkap di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat. Mereka diduga bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Sulawesi Selatan.
Kapolri juga memerintahkan Kepala Detasemen Khsusus (Densus) 88 Antiteror untuk mencari bagian dari kelompok teroris yang mengancam kehidupan masyarakat, dan mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak panik pasca-ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
