
ILUSTRASI: Penjagaan demonstrasi pada aksi 22 Mei. (Miftahul Hayat/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno telah mendaftarkan diri ke Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menguggat hasil Pemilu 2019. Gugatan pasangan ini dilakukan karena mengklaim adanya kecurangan di hajatan lima tahunan ini.
Saat dikonformasi, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiande mengatakan pihaknya tidak akan mengerahkkan massa ke MK untu mengawal jalannya sidang.
"BPN saya pastikan tidak akan ada pengerahan massa," kata Andre dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (25/5).
Namun demikian, Andre mengaku tidak bisa memaksa apabila ada massa pendukung Prabowo-Sandi yang mendatangi MK untuk mengawal proses sidang gugatan di lembaga pengunji undang-undang ini.
Andre berujar, apabila ada massa yang datang ke MK sekiranya tidak berbuat anarkis. Sehingga tetap bisa menjaga kedamaian. Tidak seperti pada aksi 21-22 Mei yang berakhir anarkis.
"Ada aksi apapun tidak boleh lagi ada tindakan anarkis. Tolong damai dan konsitusional jangan anarkis," katanya.
Andre menambahkan, gugatan yang dilakukan Prabowo-Sandi ke MK telah membuktikan pasangan nomor urut 02 ini taat kepada konstitusi. Adanya dugaan kecurangan di Pemilu 2019 ini dilakukan pembuktiannya lewat jalur hukum.
"Langkah BPN Prabowo-Sandi ini adalah langkah konstitusional sesuai dengan komitmen Pak Prabowo dan Bang Sandi," ungkapnya.
Andre berharap MK bisa memutus seadil-adilnya. Karena BPN saat ini sedang menguji adanya korupsi politik di hajatan lima tahunan ini. Sehingga memutus perkara melihat pada bukti-bukti yang ada.
"Kita ingin melawan korupsi politik. BPN berharap MK jangan masuk ke pusaran korupsi dalam sidang ini," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
