
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY saat menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait pernyataan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Jakarta, Senin (23/3/2021). AHY menyatakan bahwa Moeldoko saat ini mencari pembenaran atas k
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyerukan doa bersama bagi seluruh awak KRI Nanggala-402. Seruan ini disampaikan memasuki hari ketiga sejak kapal selam tersebut hilang dan tenggelam.
"Saya, pada malam ini Jumat tanggal 23 April 2021 di bulan suci Ramadan ini mengajak seluruh kader Demokrat dan segenap masyarakat Indonesia untuk mendoakan agar proses penyelamatan dan evakuasi KRI Nanggala 402 segera berhasil dilakukan," kata AHY dalam pesan suara yang disebar kepada wartawan, Sabtu (24/4).
AHY mengaku terus mengikuti proses perkembangan pencarian dan penyelamatan kapal selam kebanggaan Indonesia ini. "Tidak banyak yang merasakan betul kegentingan seperti ini. Kami terus berdoa, semoga Allah SWT memberikan pertolongan," katanya.
Sebagai mantan komandan pasukan tempur, AHY menegaskan, bahwa latihan tempur bagi TNI seperti yang sedang dilakukan KRI Nanggala-402 saat hilang bukan kegiatan rutin biasa.
"Bagi militer, latihan adalah wujud pelaksanaan tugas negara, karena pasukan tidak mungkin siap bertempur melindungi negaranya kalau tidak melaksanakan latihan secara sungguh-sungguh," ujar lulusan terbaik dari sekolah lanjutan perwira di Fort Benning, AS itu.
"Karena itu, saat latihan berjalan, orientasi komandan adalah menyukseskan latihan, yang artinya menyukseskan tugas negara, dan menjaga keselamatan prajurit kita," tambahnya.
Baca Juga: Reformasi ASN, Naik Pangkat Tiap Dua Tahun dan Usia Pensiun Ditambah
Lebih lanjut, AHY juga menuturkan, yang selalu dirinya pikirkan hingga malam ini bukan hanya 53 nyawa patriot pelindung negara. Tetapi juga memikirkan harapan orang tua, istri, anak dan saudara mereka yang menggantungkan hidup pada mereka.
"Karenanya satu nyawa prajurit TNI sangat berharga," tuturnya.
Untuk itu, AHY mengajak seluruh umat beragama, khususnya umat Islam dalam bulan suci Ramadan ini mohon selipkan doa bagi keselamatan para patriot bangsa di KRI Nanggala-402.
"Semoga ada keajaiban dan semoga Allah SWT memberi pertolongan," tuturnya.
Adapun, komandan kapal selam Letkol Laut (P) Heri Oktavian, lulusan AAL 2002, yang diketahui sama-sama lulusan Nanyang Technological University, Singapura, dengan AHY. Bedanya, AHY lulus RSIS NTU tahun 2006, Heri lulus tahun 2015.
Diketahui, Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal) menyebut ada 53 personel kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Bali, Rabu (21/4), sekitar pukul 03.00 WIB.
KRI Nanggala-402 diduga tenggelam saat sedang gladi resik untuk latihan penembakan rudal. Namun saat melakukan perjalanan dari Surabaya menuju perairan selat Bali, kapal selam buatan Jerman tersebut hilang kontak dan tidak terdeteksi oleh radar.
Menurut rencana, KRI Nanggala-402 dijadwalkan ikut dalam latihan penembakan rudal di laut Bali, Kamis (22/4).
Kapal yang hilang kontak 90 kilometer di utara perairan Bali, diduga berada di Palung dengan kedalaman 700 meter.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
