alexametrics

Prabowo Minta Demonstran Hentikan Aksinya

23 Mei 2019, 08:03:51 WIB

JawaPos.com – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto meminta massa yang menggelar unjuk rasa di wilayah DKI Jakarta untuk segera menghentikan aksinya. Dia berharap demonstran menghindari aksi kekerasan. Menurutnya, sebaiknya massa membubarkan diri untuk istirahat di kediaman masing-masing.

“Saya Prabowo Subianto pada malam hari ini sekali lagi saya memohon kepercayaan agar selalu bertindak dengan arif dengan sabar selalu menghindari kekerasan,” ujar Prabowo di akun Twitter resminya @Prabowo, Rabu (22/5) malam.

“Dan saya kira aksi-aksi walaupun damai sebaiknya bisa berakhir untuk istirahat untuk kita menghadapi hari esok untuk sahur dan melanjutkan ibadah kita,” lanjutnya.

Kericuhan Polisi dan massa demonstrasi penolakan rekapitulasi suara Pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/19). FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengingatkan massa agar selalu bergerak dalam koridor hukum. Maka sebaiknya menghindari aksi kekerasan dalam upaya menyampaikan aspirasi di muka publik.

Prabowo meminta agar masyarakat percaya kepada para pemimpin bangsa. Bahkan kubu 02 sendiri masih berjuang di jalur hukum yang tersedia untuk memperjuangkan hasil pemilu.

“Percayalah kepada pemimpin-pemimpinmu, kita sedang berjuang dengan semua jalur-jalur konstitusional. Kita harus ingat kepentingan rakyat banyak. Untuk itu saya mohon saudara-saudara selalu tenang bersikap sabar,” imbuhnya.

Kericuhan Polisi dan massa demonstrasi penolakan rekapitulasi suara Pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (22/5/19). (FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS)

Sebaliknnya mantan Danjen Kopassus itu juga memohon kepada para aparat keamanan untuk lebih menahan diri, dan tidak terlalu reaktif kepada demonstran. Sebab menurutnya semua pihaj mencari solusi terbaik untuk bangsa.

Diketahui, sampai dengan pukul 06.00 WIB Kamis (23/5), suara tembakan gas air mata masih sesekali terdengar di sekitar sekitar Bawaslu. Petugas masih terus melakukan sterilisasi pasca kerusuhan yang terjadi sejak Rabu (22/5) malam.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Sabik Aji Taufan