
Kurniasih Mufidayati - Dok. Jawa Pos
JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR, Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah tidak memaksakan untuk melaksanakan pilkada serentak tahun 2020 ini. Usulan itu, mengingat situasi pandemi Covid-19 yang belum mereda. Bahkan pada Sabtu (19/9) penambahan kasus harian covid-19 kembali memecahkan rekor dengan kasus positif sebanyak 4.168.
"Saya prihatin dengan pemerintah dan KPU yang sampai saat ini tetap akan melaksanakan pilkada serentak pada Desember," ujar Mufida kepada wartawan, Senin (21/9).
Mufida menilai, memaksakan melaksanakan pilkada pada saat pandemi belum mereda, sangat berisiko tinggi. Pasalnya, dalam kegiatannya akan banyak kerumunan yang berpotensi menimbulkan penularan Covid-19.
"Apalagi dalam aturan pelaksanaannya masih membolehkan kampanye dalam bentuk konser musik yang pastinya akan menimbulkan kerumunan dan sangat sulit menerapkan protokol kesehatan," katanya.
Dia menambahkan, pada saat pendaftaran calon saja sudah banyak terjadi pelanggaran protokol kesehatan. "Beberapa calon pasangan kepala daerah yang akan maju juga terkonfirmasi positif," tambahnya.
Politikus PKS ini juga mendukung penuh pernyataan yang disampaikan PBNU yang meminta pemerintah untuk menunda pilkada serentak karena darurat pandemi. Dirinya berharap ormas-ormas besar lain maupun organisasi profesi dan civil society juga mengeluarkan pernyataan yang sama untuk menolak pelaksanaan pilkada serentak.
"Saya akan mengajak koleganya di parlemen dan parpol untuk meminta pemerintah menunda pelaksanaan pilkada serentak 2020," ungkapnya.
Mufida menegaskan, memaksakan pelaksanaan pilkada serentak sangat berpotensi meningkatkan penularan dan membuat berbagai upaya mengendalikan penyebaran Covid-19 yang saat ini dilakukan berantakan lagi. "Beban tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan akan semakin berat di tengah semakin banyak dokter dan tenaga kesehatan lain yang berguguran," ungkapnya.
Mufida minta para elite politik di pemerintahan mengesampingkan kepentingan politik dengan memaksakan pelaksanaan pilkada di tengah tragedi kemanusiaan dan kesehatan yang sedang terjadi.
https://www.youtube.com/watch?v=yt89Q7CygZo

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
