
Photo
JawaPos.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) pada Desember nanti akan mengadaKAN hajatan besar, yakni musyawarah kerja nasional (mukernas). Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua umum baru PPP.
Saat dikonfirmasi, Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani mengatakan syarat pencalonan menjadi ketua umum adalah yang sudah menjadi kader selama satu periode. Hal ini pun ada di dalam AD/ART partai berlogo Kakbah ini.
"Nah syaratnya yang sudah pernah duduk di DPP PPP selama satu periode," ujar Arsul Sani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (20/11).
Arsul mengatakan kader-kader yang ingin mencalonkan menjadi ketua umum rata-rata sudah satu periode. Bahkan ada yang lebih lama lagi menjadi kader partai yang bernuansa hijau ini.
"Nah nama-nama itu secara anggaran dasar sudah memenuhi syarat," katanya.
Namun demikian, Arsul enggan buka-bukan namanya yang dicalonkan menjadi ketua umum. Menurutnya masih ada yang lebih layak darinya untuk memimpin pucuk pimpinan tertinggi di PPP.
"Paling mentok saya jadi sekretaris jenderal. Biar yang lain saja yang lebih baik," ungkapnya.
Sekadar informasi, Wakil Sekretaris Jenderal PPP kubu Suharso Monoarfa, Achmad Baidowi mengatakan rencananya akan ada agenda mukernas yang digelar pada 14-16 Desember 2019.
Pria yang akrab disapa Awiek ini membeberkan sudah ada para kader PPP yang ingin menjadi ketua umum PPP. Sebab setelah ketua umum sebelumnya Romahurmuziy tersandung kasus korupsi. Maka saat ini ketua umum PPP hanya sebagai pelaksana tugas (Plt) saja.
Beberapa nama yang disiapkan untuk maju dalam pemilihan ketua umum adalah, Suharso Monoarfa, Arsul Sani, Akhmad Muqowam, Amir Uskara dan Margiono.
PPP mengedapankan pemilihan ketua umum tersebut lewat musyawarah dan mufakat. Namun apabila itu tidak bisa dilakukan. Maka jalan satu-satunya adalah lewat mekanisme voting.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022