Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 April 2019 | 19.41 WIB

Pakai Baju Putih Berompi Oranye Tangan Diborgol, Idrus Senyum saat Mau Nyoblos

Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Idrus Marham saat akan mencoblos di TPS 012 Guntur, Jakarta, Rabu (17/4/19). Sebanyak 63 tahanan KPK memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS - Image

Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Idrus Marham saat akan mencoblos di TPS 012 Guntur, Jakarta, Rabu (17/4/19). Sebanyak 63 tahanan KPK memberikan hak suaranya pada Pemilu 2019. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

JawaPos.com - Setiap warga negara Indonesia diberikan hak untuk memilih melalui Pemilihan Umum (Pemilu) 2019. Tak terkecuali kepada tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mereka pun difasilitasi untuk mencoblos di tempat pemungutan suara (TPS) yang berada di dekat rutan KPK.

Berdasarkan pantauan JawaPos.com di rutan KPK, tepatnya di TPS 012, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan, tampak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mempersiapkan bilik suara dan kertas suara untuk para tahanan KPK yang akan mencoblos.

Sekitar pukul 10.40 WIB, terlihat Anggota DPR RI Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso memasuki rutan K4 KPK. Bowo merupakan tahanan kasus dugaan serangan fajar. Dia yang kala itu memakai kemeja kotak-kotak hanya tertunduk sambil berjalan menuju ke dalam gedung.

Tak lama setelah Bowo, tampak mantan Mensos Idrus Marham memasuki rutan KPK. Idrus tersenyum ketika menyapa awak media. Dia tampak mengenakan kemeja dan celana serbaputih.

Mereka sendiri ditahan di rutan berbeda dan dibawa menggunakan mobil tahanan dengan tangan diborgol dan memakai rompi tahanan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengungkapkan, di rutan K4 KPK terdapat 63 narapidana yang memiliki hak pilih. "Jumlah tahanan KPK 168 orang. Tahanan di Rutan Cabang KPK 63 orang memiliki hak pilih," kata Febri melalui pesan singkat, Rabu (17/4).

Febri juga menjelaskan, sejumlah tahanan laimya yang dititipkan di sejumlah tempat di Indonesia tetap memiliki hak suara.

"Jadi banyak yang dititipkan di rutan lain di Sumut, Riau, Lampung, Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Surabaya, dan Maluku (berjumlah) 105 orang," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore