
BERSAMA SAMBUT PEMILU 2024: Prabowo Subianto bersama Muhaimin Iskandar saat deklarasi koalisi bersama pada rapimnas Partai Gerindra di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kemarin (13/8). (HENDRA EKA/JAWA POS)
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengatakan, koalisi antara Gerindra-PKB belum membicarakan pengusungan capres maupun cawapres dalam menghadapi Pilpres 2024. Gerindra dan PKB telah bersepakat koalisi setelah mekakukan penandatanganan dalam Rapimnas Partai Gerindra, Sabtu (13/8).
"Ya kita lihat lah. Tadi kan ada pesan kan, ojo kesusu," kata Prabowo di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (16/8).
Prabowo menyatakan, dalam waktu dekat Gerindra dan PKB akan membicarakan terkait sosok yang akan dicalonkan dalam pesta demokrasi mendatang. Selain itu, kata Prabowo, saat ini dirinya masih fokus sebagai pembantu presiden dalam menghadapi gejolak politik internasional.
"Tapi tadi pesannya presiden kita waspada, kita hati-hati seluruh dunia menghadapi situasi yang tidak menentu, krisis yang krisis pangan, krisis energi, dampak dari perang Ukraina," ujar Prabowo.
"Kuncinya tadi, kita gotong royong, kita kompak, kita rukun kita bersatu, percaya sama pimpinan, insyaallah kita bisa atasi semua," imbuhnya.
Sebelumnya, Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sepakat membangun kerja sama politik dalam menghadapi Pemilu 2024. Hal ini ditandai dengan penandatanganan piagam kerja sama politik dalam puncak hasil rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Partai Gerindra di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (13/8).
Deklarasi kerjasama politik antara Partai Gerindra dan PKB ini ditandai dengan piagam kerja sama politik yang ditandatangani Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengatakan, koalisi yang antara PKB dan Gerindra karena memiliki cita-cita yang sama. ”PKB dan Gerindra merupakan dua kekuatan partai politik yang memiliki karakter, ideologi, dan semangat yang sama. Gerindra adalah partai nasionalis-agamis, PKB adalah partai agamis-nasionalis,” ungkap Gus Muhaimin.
Gus Muhaimin mengatakan, kesamaan ideologi, gagasan dan cita-cita inilah yang merekatkan dan mendorong kedua partai untuk bersama-sama menyatukan tekad untuk mengatasi berbagai persoalan bangsa.
"Tekad dan kebersamaan ini juga tertuang dalam tekad bersama kita, dimulainya pemilu dan tahapan-tahapannya, terutama insyaAllah 2024 kita akan rebut kekuasaan untuk kemakmuran dan kesejahteraan Indonesia,” ujarnya.
Menurut Gus Muhaimin, kekuasaan bagi PKB dan Gerindra adalah alat yang paling efektif untuk menghadirkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat, masyarakat dan bangsa. Keduanya sepakat untuk bersama-sama maju menghadapi Pemilu 2024.
"Kerjasama yang telah ditandatangani hari ini adalah komitmen bersama, tekad bersama, kerja dan rencana bersama. Insya Allah kerjasama ini membawa kemaksalahatan bagi rakyat dan bangsa Indonesia yang akan datang,” pungkas Gus Muhaimin.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
