
SAMPAIKAN BUKTI: Bambang Widjojanto saat menjadi kuasa hukum paslon gubernur Kalimantan Tengah Ben Ibrahim-Ujang Iskandar terkait sengketa pilkada di gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta (27/1). (DOK. HUMAS MK)
JawaPos.com - Kuasa hukum Partai Demokrat kubu AHY, Bambang Widjojanto mempertanyakan bagaimana bisa Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko yang mendapatkan kartu tanda anggota partai berlogo bintang mercy ini.
Menurut BW sapaan akrab Bambang Widjojanto mengatakan, siapa yang mengeluarkan kartu tanda anggota (KTA) atas nama Moeldoko itu. Padahal AHY sama sekali tidak pernah mengeluarkan KTA itu.
"Pertanyaanya siapa yang memberikan dia KTA, orang yang menunjuk Moeldoko, kalau orang partai apakah dia punya kewenangan itu," ujar BW di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (12/3).
Oleh sebab itu, BW menilai aneh jika Moeldoko mendapatkan KTA tersebut. Sehingga bisa saja di kemudian hari orang yang tidak jelas bisa dengan mudah mendapatkan KTA.
"Oleh sebab itu saya bilang brutalitas terjadi. Siapapun orang pinggir jalan dengan modal bersar bisa masuk dan klaim membuat KLB. Ini kan bahaya banget," katanya.
Mantan Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini mempertanyakan Jhoni Allen Marbun cs tidak mengakui dan memakai AD/ART 2020 dalam gelaran Kongres Luar Biasa (KLB).
Menurut BW, Jhoni Allen Marbun cs yang menggunakan AD/ART 2005 sangatlah aneh. Sebab AD/ART lama kenapa masih digunakan. Padahal sudah ada yang baru.
"Kalau dia pakai produk 2005 itu produk old (lama-Red). Ini bagaimana sih bukannya bergerak maju ke depan, malah majunya malah ke belakang," tegasnya.
Adapun, Kongres Luar Biasa (KLB) yang dilakukan di Deli Serdang, Sumatera Utara memutuskan Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2026.
Moeldoko terpilih secara voting dalam KLB tersebut dengan mengalahkan Marzuki Alie yang kala itu dicalonkan oleh peserta KLB sebagai calon ketua umum Partai Demokrat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
