
Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno saat acara Refleksi Akhir Tahun DPP PAN di Jakarta, Rabu (30/12/2020). PAN menyatakan dukungannya terhadap pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19, salah satunya dengan pemberian vaksin secara gratis
JawaPos.com - Partai Amanat Nasional (PAN) meyakini, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang digagas Golkar, PPP dan PAN tetap solid setelah pengesahan pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum
PPP Muhammad Mardiono oleh Menteri Hukum dan dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly. Pasalnya, yang menyatukan KIB adalah semangat dan gagasan, bukan perorangan.
"Kita yakin siapapun ketumnya karena kita mengikat kerja sama berdasarkan spirit untuk membangun politik gagasan secara berbarengan tentu kita akan tetap berjalan beriringan di antara partai-partai yang berada di dalam KIB," kata Sekjen PAN Eddy Soeparno kepada wartawan, Minggu (11/9).
Eddy mengatakan, kerja sama ketiga partai tersebut di dalam KIB bukan orang perorangan, tetapi kerja sama organisasi partai politik.
"KIB itu adalah kerja sama partai-partai politik, bukan orang perorangan, sehingga kami yakin bahwa KIB tetap solid dan KIB tetap melalukan kegiatan sebagaimana telah kita sepakati dalam kerja sama kita di antara partai-partai KIB," ungkap Eddy.
KIB, kata Eddy, dibangun atas sebuah gagasan bersama untuk mendorong sebuah politik yang bersifat politik konsep, politik ide, dan politik gagasan. "Kita menolak politik identitas. Itulah yang menjadi perekat dari KIB," ujar Eddy.
Meski demikian, PAN menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi yang terjadi di internal PPP. Dia berharap, agar PPP bisa solid kembali untuk melakukan kerja-kerja politik, melayani rakyat.
"Kami berharap bahwa sahabat-sahabat kami di PPP dalam waktu dekat bisa solid kembali untuk bersama-sama partai-partai politik lainnya terjun bersama-sama untuk memberikan dukungan bantuan tetap menyerap aspirasi masyarakat," pungkas Eddy.
Sebagaimana diketahui, Menkumham Yasonna H Laoly mengesahkan Mardiono sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP. Pengesahan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor M.HH-26.AH.11.02 Tahun 2022 tentang Pengesahan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Masa Bakti 2020-2025.
Keputusan tersebut ditandatangani langsung Yasonna Laoly pada 9 September 2022. Mardiono menjadi Plt Ketum PPP mengganti Suharso Monoarfa berdasarkan hasil keputusan Mukernas PPP di Swis Belinn Hotel, Serang, Banten, pada Minggu (4/9) lalu.

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
