Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Oktober 2022 | 00.00 WIB

Soal Pangan Jadi Salah Satu Pembahasan Pertemuan Megawati dan Jokowi

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginginkan agar perguruan tinggi di Indonesia terutama fakultas pertanian, kelautan, dan perikanan bergerak bersama membangun hegemoni di bidang pangan. Megawati memiliki perhatian khusus agar Indonesia mampu ke luar dari tekanan global khususnya di bidang perekonomian.

Menurut Hasto permasalahan ekonomi turut menjadi pembahasan antara Megawati dengan Presiden Joko Widodo di Batu Tulis, Bogor, Sabtu (8/10) kemarin.

"Tadi pagi Bu Mega berpesan, mengimbau kepada seluruh perguruan tinggi terutama fakultas pertanian, kelautan, dan perikanan bergerak untuk bagaimana Indonesia membangun hegemoni di bidang pangan," kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (9/10)

Selain itu, kata Hasto, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) juga mampu bergerak melakukan penelitian benih-benih unggul. Sehingga sektor pertanian, kelautan dan perikanan mampu mencukupi bagi ketahanan pangan rakyat Indonesia.

"Karena itulah politik berdaulat di bidang pangan menjadi pembahasan serius Bu Mega dan Bapak Presiden Jokowi. Terutama agar perguruan tinggi pertanian, kelautan, dan perikanan agar mampu membantu meningkatkan produktivitas pangan," tutur Hasto.

Hasto mengungkapkan, pertemuan antara Megawati dan Jokowi tersebut berlangsung selama 2 jam di Istana Batu Tulis. Dalam diskusi mendalam itu, dibahas langkah-langkah penting di dalam menghadapi krisis ekonomi dunia dan pangan.

"Beliau membagi pengalaman lengkap menuntaskan krisis multidimensional. Saat itu seluruh jajaran Kabinet Gotong Royong benar-benar fokus dan terpimpin sehingga pada tahun 2004 Indonesia bisa keluar dari krisis," jelasnya.

Elite PDIP ini pun menyampaikan, dalam kesempatan itu Jokowi menegaskan keseriusan pemerintah dalam menangani persoalan pangan di Indonesia.

"Pak Jokowi pun menegaskan keseriusan pemerintah, termasuk bagaimana para menteri harus fokus menangani berbagai tantangan perekonomian, krisis pangan-energi, dan tekanan internasional akibat pertarungan geopolitik," pungkas Hasto.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore