
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon meminta Menristekdikti membatalkan rencana pengawasan aktivitas digital di lingkungan kampus.
JawaPos.com - Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tingi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mewacanakan akan memantau aktifitas mahasiswa. Dalihnya untuk mencegah adanya radikalisme di universitas.
Sontak, wacana tersebut mendapat protes keras dari sejumlah kalangan. Salah satunya Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. Fadli menyebut wacana itu hanyalah kekonyolan dari seorang menteri.
"Ini kekonyolan saja (dari Menristekdikti Mohamad Nasir)," ujar Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (8/6).
Fadli juga mengaku tidak percaya kampus atau universitas menjadi tempat radikalisme. "Sama sekali tidak percaya kampus itu menjadi sarang kaum radikal," katanya.
Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu mengaku saat ini, pemerintah sedang memberikan persepsi negatif kepada kampus.
Oleh karen itu, Fadli meminta Menristekdikti membatalkan kebijakan tersebut.
"Karena kampus kita ini modern tempat pendidikan dan tidak ada stigma (radikal)," ungkapnya.
Sebelumnya, Menristekdikti Mohamad Nasir wacanakan tentang pendataan dan pengawasan aktivitas digital (ponsel dan medsos), bagi civitas akademika.
Nasir akan mengundang seluruh Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia pada 25 Juni mendatang. Agenda utama pertemuan tersebut adalah membahas langkah-langkah bersama yang akan dilakukan untuk menyikapi radikalisme di perguruan tinggi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
