
Photo
JawaPos.com – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menerima gratifikasi. Suharso yang menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas diduga menerima fasilitas jet pribadi saat perhelatan partai.
Menanggapi laporan ini, Ketua DPP PPP Syaifullah Tamliha mengatakan pihaknya bakal 'pasang badan' untuk Suharso Monoarfa. "Tentu kami akan mengambil langkah-langkah. jika memang dilaporkan secara hukum, maka kami juga akan menyiapkan langkah-langkah, penyelesaiannya juga secara hukum," ujar Tamliha kepada wartawan, Sabtu (7/11).
Tamliha mengatakan, dirinya sangat tahu rekam jejak dari Nizar Dahlan, orang melaporkan Suharso Monoarfa. Maka dari itu, Tamliha berpesan pada Nizar untuk tidak membuat kegaduhan.
"Memangnya kita tidak tahu Nizar Dahlan itu dia juga bermasalah di KPK? Saya tahu tapi tidak perlu menyebutkan, cari sendiri saja jejak digitalnya," katanya.
Anggota Komisi I DPR ini mengimbau kepada para kader PPP untuk tetap solid dan tidak terpengaruh pelaporan ketua umumnya tersebut. Sebab dalam waktu dekat ini PPP bakal melakukan hajatan besar dengan agenda mencari ketua umum baru.
"Kader jangan sampai tergiring oleh masalah ini. kita kan sudah terpecah selama 3 tahun. Nah ini ada orang ujug-ujug melaporkan ke KPK," ungkapnya.
Sebelumnya, Menteri PPN atau Kepala Bappenas Suharso Monoarfa dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia dilaporkan ke lembaga antirasuah oleh Anggota Majelis Pakar PPP Nizar Dahlan.
Nizar Dahlan menyampaikan, laporan terhadap Suharso disampaikan ke KPK pada Kamis (5/11) kemarin. Dia mengaku melaporkan Plt Ketum PPP itu terkait dugaan penerimaan gratifikasi pemakaian pesawat jet.
https://www.youtube.com/watch?v=hIQH8coysUo&ab_channel=jawapostvofficial

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
