
Faldo Maldini - Instagram
JawaPos.com - Sampai hari terakhir pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) gubernur-wakil gubernur Sumbar, Minggu (6/9), nama Faldo Maldini tidak muncul. Sosoknya pun tidak hadir di kantor KPU Sumbar sebagai kandidat yang mendaftar.
Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) gagal mendapat dukungan dari partai politik (parpol). Meski sempat mendeklarasikan diri bakal maju bersama Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso, namun upaya itu urung terjadi. PKB malah mengusung pasangan Fakhrizal-Genius Umar bersama Golkar dan Nasdem.
Situasi itu maklumi Faldo Maldini. Meski gagal bertanding, Faldo mengaku bangga. Sebab dia berhasil menemui ribuan masyarakat Sumbar dari pelosok ke pelosok. Sudah ribuan tangan masyarakat Sumbar yang dia salami. Mulai dari yang muda sampai yang tua.
"Ini adalah sebuah perjalanan politik terjauh yang pernah kami lalui. Hingga menit akhir, kami tetap berjalan," ujar Faldo dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Senin (7/9).
Baca juga: PSI Tak Punya Kursi, PKB Dukung Mulyadi, Faldo Batal Jadi Cagub
Menurut alumnus Universitas Indonesia (UI) itu, hasil dalam berproses ditentukan Tuhan Yang Mahaesa. Sejauh ini, hasil yang dicapai sangat disyukuri.
Kendati tidak berhasil maju dengan kendaraan PSI, Faldo mengklaim memiliki elektabilitas tinggi. Masyarakat kampung halamannya sangat rasional.
"Menurut laporan dari kawan-kawan lembaga survei yang kredibel, publik menerima apa yang kami tawarkan. Elektabilitas kami dalam beberapa bulan bekerja bersama ribuan relawan cukup mampu mengimbangi, bahkan melewati beberapa tokoh yang sudah pernah menjadi pejabat. Sumatera Barat percaya pada karakter dan gagasan," ungkapnya.
Dengan tidak berhasil bertanding di Pilgub Sumbar, Faldo tetap berterima kasih kepada relawannya dan warga Sumatera Barat. "Kami merasa sangat terhormat bisa dibantu melalui proses ini. Hasil kerja kita tidak mengecewakan, namun kesempatan saja yang belum diberikan," tuturnya.
Menurut Faldo, tujuan utama diri menjalani proses politik sebagai kandidat gubernur beberapa waktu lalu bukan untuk menjadi pejabat, bukan punya mobil dinas, bukan juga punya ajudan. "Tapi menghadirkan kepemimpinan terbaik untuk Sumatera Barat," tandasnya.
"Perjalanan ini harus tetap berlanjut. Kami selalu mohon bekerja sama. Kemudian, selamat berkontestasi untuk semua kandidat. Jangan pernah sakiti hati masyarakat Sumatera Barat," pungkasnya.
Baca juga: PDIP Urung Ikut Pilgub Sumbar, Hasto Sebut Mulyadi Mudah Goyah
Diketahui, sampai akhir terakhir pendaftaran pilgub Sumbar, terdapat empat bakal paslon yang mendaftar. Mereka adalah Mahyeldi Ansharullah-Audy Jonaldy bersama PKS dan PPP; Nasrul Abit-Indra Catri (Gerindra), Mulyadi-Ali Mukni (Demokrat dan PAN); dan Fakhrizal-Genius Umar (Golkar, Nasdem, dan PKB).
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=JSeyeGwafM0

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
