Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Juli 2022 | 19.17 WIB

Demokrat Bantah Syaratkan AHY sebagai Capres dalam Bangun Koalisi

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono usai menggelar pertemuan tertutup di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Kamis (23/6/2022). Pertemuan antara Partai Demokrat dan Partai NasDem tersebut untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi.  Foto: Dery Ri - Image

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono usai menggelar pertemuan tertutup di Kantor DPP Nasdem, Jakarta, Kamis (23/6/2022). Pertemuan antara Partai Demokrat dan Partai NasDem tersebut untuk mempererat komunikasi dan silaturahmi. Foto: Dery Ri

JawaPos.com - Partai Demokrat menegaskan,tidak pernah mensyaratkan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi calon presiden (Capres) maupun calon wakil presiden (Cawapres) untuk membangun koalisi. Isu yang beredar di tengah publik tersebut dinilai tidak benar.

"Demokrat menegaskan, pernyataan itu sama sekali tidak benar. Ketua Umum Partai Demokrat, AHY, ketika bertemu dengan Ketua Umum parpol-parpol lain, selalu mengedepankan pembahasan visi, misi dan platform koalisi," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra dalam keterangannya, Kamis (7/7).

Herzaky mengutarakan, Partai Demokrat dalam membangun koalisi mencari kesamaan chemistry dan pandangan, untuk memperjuangkan perubahan dan perbaikan nasib rakyat. Selain itu, membahas isu-isu kebangsaan dan kerakyatan terkini dan solusi yang ditawarkan oleh partai politik dengan melakukan sinergi dan kolaborasi.

Oleh karena itu, Herzaky menegaskan belum ada pembahasan mengenai capres dan cawapres dalam pertemuan yang dilakukan Partai Demokrat ke parpol lain. Menurut Herzaky, pembahasan mengenai capres dan cawapres dilakukan setelah koalisi terbentuk.

"Pilihan capres-cawapres salah satunya berdasarkan kemungkinan untuk dipilih rakyat atau menang di Pilpres 2024," tegas Herzaky.

Herzaky melanjutkan, pihaknya akan mempelajari betul ketika pilihan capres dan cawapres sudah waktunya dibahas di koalisi. Ini yang menjadi salah satu prinsip dasar Ketum Partai Demokrat AHY dalam proses pembentukan koalisi.

"Koalisi dulu, baru bahas kriteria, dan setelahnya nama-nama bakal capres dan cawapres yang memenuhi kriteria," ucap Herzaky.

Dia memastikan, Partai Demokrat sangat menghargai kemandirian dan mekanisme internal setiap parpol dalam menentukan capres dan cawapres yang bakal diusung. Karena itu, tak dipungkiri Demokrat juga memiliki mekanisme sendiri dalam menentukan calon pemimpin pada Pilpres 2024.

"Tentu aspirasi dari tiap partai ini bakal dibahas di dalam koalisi ketika sudah terbentuk nantinya untuk didapatkan kesepakatan capres dan cawapres yang bakal diusung," pungkas Herzaky.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore