
Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi (Dok Indikator)
JawaPos.com - Survei terbaru Indikator Politik Indonesia menempatkan Kejaksaan Agung (Kejagung) sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik. Korps Adhyaksa bahkan mengungguli pengadilan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), juga Kepolisian.
Indikator turut memotret persepsi masyarakat terkait penegakan hukum. Hasilnya, jelas Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia (IPI) Burhanuddin Muhtadi, Kejaksaan kini menjadi panglimanya.
Usai mewawancarai 1.220 responden dalam rentang 13-20 September 2022, tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan terkait penegakan hukum mencapai 75 persen.
Burhanuddin menyatakan, posisi Kejaksaan Agung berada di atas pengadilan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), termasuk Polri. Karena tingkat kepercayaan terhadap kinerja Kejaksaan Agung dalam penegakan hukum berada di angka 75 persen, membawa Korps Adhyaksa di posisi teratas.
Di posisi kedua ada pengadilan dengan 74 persen. Di bawah pengadilan ada KPK dengan 73 persen, menyusul kemudian Kepolisian dengan 63 persen.
“Kejaksaan Agung berhasil mempertahankan predikat lembaga hukum paling dipercaya publik,” kata Burhanuddin saat memaparkan hasil survei bertajuk Evaluasi Kondisi Sosial, Politik, Ekonomi dan Hukum secara virtual, Minggu (2/10).
Menurut Burhanuddin, temuan Agustus lalu, periode survei 11-17 Agustus 2022, posisi Kejaksaan juga berada di atas KPK dan Polri. Ketika itu, tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan berada di angka 63,2 persen.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
