
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pariera dalam acara diskusi bertajuk
JawaPos.com - Praktik korupsi masih menjadi noda hitam dalam kehidupan bangsa Indonesia. Tak sedikit pejabat negara yang menjadi pasien Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru 2 hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan diringkus penyidik lewat operasi tangkap tangan (OTT).
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pariera mengatakan, tindakan korupsi marak terjadi setidaknya karena ada 2 alasan. Yaitu faktor kesempatan dan kekuasaan.
Menurutnya, kekuasaan bukan hanya secara politik saja, tetapi termasuk kekuasaan dari lembaga lainnya, termasuk pihak swasta.
"Korupsi berkaitan dengan kesempatan dan kekuasaan, bisa terjadi pada siapa saja," kata Andreas di diskusi bertajuk 'Masih Bisakah Berantas Korupsi?' Di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (01/12).
Faktor kekuasaan sendiri dilambangkan Andreas dengan terjadinya korupsi di lembaga eksekutif, legislatif hingga yudikatif. Para pejabat ini korupsi dengan menyalahgunaan jabatannya.
"Ada kekuasaan yang makin besar akan kecenderungan untuk menyalahgunakan untuk menguntungkan diri sendiri dan orang lain," imbuhnya
Lebih lanjut, anak buah Megawati Soekarnoputri itu kunci memberantas korupsi yaitu melakukan pencegahan atas kencedurangan seseorang menjadi pemburu rente. Sebab kecenderangan seseorang menyalahgunakan jabatannya inilah sumber dari korupsi itu terjadi.
"Sehingga untuk memberantas korupsi, saya perhatikan kita upayakan untuk mengatasi aspek kecenderungan itu untuk terjadi," pungkas Andreas.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
