Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Oktober 2021 | 22.35 WIB

Ketua DPD: Usia Muda Bukan Berarti Tidak Bisa Memberi Sumbangsih

istimewa - Image

istimewa

JawaPos.com - Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI pada 1 Oktober 2021 ini berulang tahun ke-17. Pada perayaan kali ini, DPD mengusung tema 'DPD Bangit dan Maju Bersama Daerah'.

Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan, usia 17 tahun memang bisa disebut sebagai usia muda, atau usia para pemuda. Tetapi diingat peristiwa Rengasdengklok yang terjadi pada 16 Agustus 1945, adanya sebuah penculikan Soekarno dan Mohammad Hatta oleh golongan muda dengan tujuan untuk segera melaksanakan proklamasi.

"Ini adalah salah satu bukti sejarah. Bahwa usia muda bukan berarti tidak bisa memberi sumbangsih," ujar La Nyalla dalam pidatonya di Nusantara IV Gedung Parlemen, Jakarta, Jumat (1/10).

Mantan Ketua PSSI ini menambahkan, apalagi DPD RI adalah lembaga yang dibiayai APBN salah satunya berasal dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat, yang hari ini pendapatan per kapita rakyat dampak pandemi Covid-19 menurun.

"Jadi sudah seharusnya kami harus berbuat lebih banyak. Bekerja lebih keras, dan berpikir strategis yang out of the box. Untuk mempercepat mewujudkan tujuan hakiki lahirnya bangsa ini, yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," katanya.

Menurut La Nyalla, para anggota DPD tidak bisa lagi menjalani aktivitas kenegaraan ini dengan begitu-begitu atau biasa-biasa saja. Karena itu, penguatan kelembagaan DPD RI sebagai wakil daerah mutlak diperjuangkan.

"Saya yakin dan percaya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai pribadi yang memiliki karakter berpikir out of the box akan mendukung gagasan DPD RI, seperti juga kami mendukung gagasan pemikiran-pemikiran strategis Presiden," ungkapnya.

La Nyalla melanjutkan meskipun badai pandemi Covid-19 telah menyebabkan beberapa agenda strategis pemerintah terkendala. Namun semangat untuk tetap melangkah melewati badai tersebut harus diapresiasi.

"Kekurangan pasti ada. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Tetapi dengan menyadari kekurangan, kemudian melakukan refleksi, dan menyatukan niat untuk melakukan perbaikan adalah sebuah ibadah," tuturnya.

Oleh karena itu La Nyalla melalui momentum peringatan ulang tahun ke-17 ini, mengajak semua lembaga negara, MPR, DPR dan Presiden Jokowi untuk menyatukan langkah dengan semangat yang sama untuk menyongsong amandemen konstitusi sebagai bagian dari upaya semua pihak untuk melakukan koreksi dan perbaikan.

"Demi mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Mutlak bagi kita, bahwa Indonesia harus berdaulat di segala bidang. Indonesia adalah negara yang besar sudah seharusnya sejajar dengan negara-negara adi daya. Karena mereka dulu datang ke Indonesia untuk mengambil apa yang mereka tidak miliki," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore