
JKT_UTBK HARI PERTAMA_MIFTAHULHAYAT (3)
JawaPos.com - Pendaftaran ujian tulis berbasis komputer (UTBK)-seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) dibuka lusa (2/6). Sejumlah ketentuan berubah dalam penyelenggaraan tahun ini.
Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof Budi Prasetyo mengakui ada banyak penyesuaian pada masa pandemi Covid-19. Salah satunya, setiap peserta hanya diizinkan tes UTBK satu kali. Ketentuan itu sebenarnya sudah direncanakan berubah sejak akhir tahun lalu.
”Kalau sudah finalisasi dan cetak kartu, tidak boleh mengubah dengan alasan apa pun,” ujarnya kemarin (30/5). Bahkan dengan upaya memulai dari awal pendaftaran dan membayar ulang sekalipun. Pihak LTMPT tegas tidak mengizinkan.
Para calon peserta diminta memilih jurusan dan PTN yang diinginkan secara matang. ”Boleh pilih dua prodi (program studi, Red), bisa di PTN yang sama atau di dua PTN berbeda,” jelasnya. Namun, pilihannya diimbau tidak lintas jurusan alias memilih prodi yang tidak selaras dengan pendidikan di sekolahnya. Mengenai kans pada pilihan kedua, menurut Budi, sangat bergantung pada prodi dan PTN yang dipilih.
Tahun ini LTMPT sengaja menggabungkan UTBK dengan SBMPTN. Karena itu, alur pendaftarannya menjadi satu kesatuan. Pendaftaran UTBK-SBMPTN dibuka mulai 2 hingga 20 Juni 2020. Calon peserta diharuskan memiliki akun LTMPT dan mendaftar di laman resmi LTMPT terlebih dahulu. Mereka yang sudah lulus SNMPTN dilarang keras mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi ini.
Selanjutnya, peserta memilih satu di antara 74 pusat UTBK-SBMPTN terdekat. Setelah itu, peserta membayar Rp 150 ribu melalui bank mitra, yakni Bank Mandiri, BTN, atau BNI. Namun, pemilik KIP kuliah tidak dipungut biaya pendaftaran.
Selain hanya diselenggarakan sekali, UTBK tahun ini mengujikan satu materi saja, yakni tes potensi skolastik (TPS). Tidak ada lagi tes kompetensi akademik (TPA). Keputusan itu diambil karena UTBK diselenggarakan saat masa pandemi. Dengan begitu, perlu ditetapkan model tes paling tepat yang bisa memangkas waktu dan mengurangi durasi berkumpulnya orang.
Biaya pendaftaran UTBK-SBMPTN juga mengalami penyesuaian dari Rp 200 ribu menjadi Rp 150 ribu. Penurunan itu mempertimbangkan kondisi perekonomian akibat pandemi serta berkurangnya mata ujian yang diadakan di UTBK-SBMPTN 2020.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=5SveN4r2daQ
https://www.youtube.com/watch?v=qK-MEHazEaM
https://www.youtube.com/watch?v=0AD3xte3bJg

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Jeritan Puluhan Tenaga Kesehatan PPPK Paruh Waktu di Balai Kota DKI: Gaji Ke-13 Tak Cair
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
