
Dirjen Dikti Kemendikbud Nizam saat Talkshow Kampus Merdeka Menyongsong Society 5.0 dalam peringatan HPTT ke-75 yang digelar Fakultas Teknik UGM secara daring, Kamis (11/2). UGM/Antara
JawaPos.com - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Nizam mendorong perguruan tinggi untuk memberikan yang terbaik bagi para mahasiswa untuk melahirkan benih sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya di Papua. Menurutnya, ada tiga aspek yang paling penting untuk mewujudkan hal tersebut.
Tiga hal penting itu adalah kerjasama antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan industri di daerah sebagaimana yang digelorakan pada semangat Kampus Merdeka.
"Kunci kemajuan suatu negara adalah sumber daya manusia yang unggul. Salah satu untuk mencapai hal tersebut adalah mulai dari mengemban pendidikan di perguruan tinggi," kata dia dalam keterangannya, Minggu (28/3).
Nizam menginginkan salah satu program Kampus Merdeka yaitu Kampus Mengajar dapat pula diimplementasikan di Papua. "Saya menginginkan anak-anak kita memiliki passion mendidik sejak menjadi mahasiswa. Jika sejak dini kita terjunkan ke tempat atau sekolah yang tidak memiliki guru, akan sangat membantu proses pembelajaran," terangnya.
Menurutnya, Papua memiliki potensi yang sangat tinggi dari segala aspek, mulai dari sumber daya alam, sampai potensi kemajuan masyarakat yang luar biasa. Saat ini pemerintah sedang membangun infrastruktur untuk menghubungkan seluruh wilayah di Papua guna mendukung kemajuan di semua lini sektor.
Nizam menerangkan bahwa setiap anak yang masuk ke perguruan tinggi memiliki hak akses yang luas terhadap seluruh perguruan tinggi di dalam maupun luar negeri. Untuk itu, menurutnya mobilitas anak-anak Indonesia harus terbuka di seluruh nusantara dari sampai Merauke, bahkan juga di seluruh nusantara.
"Puluhan ribu program akan kita siapkan untuk bisa dimanfaatkan oleh anak-anak kita di seluruh nusantara," tandasnya.
Nizam menambahkan, Mendikbud telah mengeluarkan kebijakan baru terkait Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang akan disesuaikan dengan biaya hidup yang sesuai dengan tempat dimana mahasiswa akan belajar, dan juga akan disesuaikan dengan kelompok program studi yang akan dijalankan.
"Dengan ini diharapkan para mahasiswa akan belajar sesuai dengan bakat dan minat yang dimiliki, sehingga memiliki peluang yang lebih besar untuk berkarir dan mengembangkan passion dalam dirinya," pungkas dia.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
