
Kemendikbud
JawaPos.com - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyiapkan rekening baru bagi setiap pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang menerima bantuan subsisi upah (BSU). Setelahnya, para calon penerima BSU dapat menyerahkan berkas tersebut kepada bank BUMN.
"Jadi kita bukan rekening baru untuk setiap PTK penerima BSU Kemendikbud, bantuan disalurkan secara bertahap sampai akhir November 2020," kata Mendikbud Nadiem Makarim dala siaran YouTube KEMENDIKBUD RI, Selasa (17/11).
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi agar bisa mendapatkan BSU dapat diakses melalui info.gtk.kemdikbud.go.id atau pddikti.kemdikbud.go.id. Dimana ada beberapa dokumen yang perlu dilengkapi oleh PTK.
Dokumen persyaratan yang harus dipenuhi antara lain Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) jika memiliki. Lalu, perlu juga menyertakan surat keputusan penerima BSU serta Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang dapat diunduh dari website info GTK dan PD Dikti.
"Surat SPTJM ini harus diberi materai dan ditandatangani oleh sang penerima BSU," ucap dia.
Jika sudah melengkapi semua dokumen persyaratan, PTK bisa segera mendatangi langsung bank penyalur BSU, yaitu BUMN dan melakukan aktivasi rekening. "Jadi PTK membawa dokumen dan menunjukkan ke petugas bank penyalur agar bisa diperiksa. PTK diberikan waktu untuk mengaktifkan rekening hingga 30 Juni 2021," terang dia.
Kata Nadiem, terdapat alasan waktu aktivasi rekening cukup panjang. Menurutnya, hal itu berguna untuk memastikan semua PTK bisa memperoleh BSU. "Bila ada kendala teknis dan sebagainya, kan cukup waktu panjang untuk memperoleh dana BSU itu. Jadi waktu itu sangat cukup," tambahnya.
Agar bisa memberikan kesejahteraan kepada para guru dan tenaga didik, pihaknya pun menhadirkan bantuan ini. "Pemerintah harus hadir untuk para guru honorer, dosen-dosen kita untuk membantu mereka melalui masa kritis Ini. Dengan bantuan ekonomi bisa menyemangati mereka untuk terus mendidik anak-anak kita, untuk terus berinovasi di bidang pendidikan," tutupnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
