Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 6 November 2021 | 00.36 WIB

Vaksin Anak 6-11 Tahun, Pendidikan Tak Bisa Seperti Sebelum Pandemi

KEJAR HERD IMMUNITY: Hingga 22 Juli, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 548 ribu anak yang sudah divaksin secara nasional. (Allex Qomarulla/Jawa Pos) - Image

KEJAR HERD IMMUNITY: Hingga 22 Juli, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat ada 548 ribu anak yang sudah divaksin secara nasional. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

JawaPos.com - Vaksin anak usia 6-11 tahun sudah mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Hal ini pun menjadi awal bagus pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) dapat berjalan dengan lancar.

Meskipun begitu, Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji mengatakan vaksin ini tidak akan membawa dunia pendidikan kembali ke masa sebelum pandemi.

"Kalau sebelum pandemi, menurut saya situasinya jelas berubah, walaupun sudah divaksin kan masih ada risiko varian baru ya, lalu juga penggunaan masker tetap harus kan. Jadi kalau sama seperti sebelum pandemi ya tidak bisa, intinya belajar tatap muka bisa seperti semula," ungkap dia ketika dihubungi JawaPos.com, Jumat (5/11).

Sebab menurutnya, vaksinasi ini hanya akan membawa perubahan pada mekanisme pelaksanaan PTM terbatas. Salah satunya terkait dengan kapasitas murid yang masuk sekolah.

"Menurut saya, situasi ini mendorong aktivitas bisa berjalan seperti normal, artinya tatap muka seperti normal, yakni kalau sekarang masih 50 persen, kalau nanti vaksin mungkin bisa full 100 persen," jelasnya.

Namun, ia mengingatkan bahwa digitalisasi pendidikan juga harus dilakukan. Hal ini dilakukan untuk mengakselerasi dunia pendidikan di Tanah Air.

"Kemudian pembelajaran juga semakin berkembang kan, tidak hanya menggunakan offline, tapi bisa diperkuat sistem berbasis daring," terang Ubaid.

"Iya ini tuntutan yang hari ini dilakukan oleh dunia karena sekarang sudah borderless, semua bisa belajar tidak harus SDM ada di satu negara saja, tapi kita bisa belajar dengan negara lain," tandasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore