Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 Juni 2021 | 19.17 WIB

DPR Usulkan Swab Test Sebelum PTM, Nadiem: Anggarannya dari Mana?

Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021).  Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengatakan seluruh sekolah harus menerapkan belajar tatap muka terbatas. Dia mengatakan tempat-t - Image

Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim saat rapat bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/5/2021). Mendikbud-Ristek Nadiem Makarim mengatakan seluruh sekolah harus menerapkan belajar tatap muka terbatas. Dia mengatakan tempat-t

JawaPos.com - Komisi X DPR RI meminta agar pemerintah memfasilitasi swab test sebelum melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas. Fasilitas ini juga berlaku bagi murid.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim menilai, itu merupakan usulan yang bagus, namun sulit dilakukan. Sebab, anggaran untuk pelaksanannya tentu tidak sedikit.

"Testing antigen atau GeNose itu semua ide yang sangat baik. Masalahnya cuma satu, anggarannya dari mana?" terang dia dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR RI secara daring, Senin (31/5).

"Kalau kita mau menghitung-hitung kira-kira di otak saya kalau semua sekolah dites dengan antigen, angka itu akan sangat tidak masuk akal. Kalau saya inginnya juga begitu, tapi dari sisi anggaran tentunya ada limitasi," lanjutnya.

Menurutnya, jika ada partisipasi dari pemerintah daerah untuk merealokasi anggarannya, kemungkinan solusi tersebut bisa dilakukan. Namun, tentu itu bukan ide yang bagus.

"Bisa saja dengan alokasi dengan pagu kan Dana BOS. Tapi nanti ada kepala sekolah yang bilang 'Yang saya butuhkan bukan itu, saya butuh masker buat lindungi anak saya'. Ini situasi yang tidak mudah dengan terbatas sekali anggaran setiap kepala sekolah itu kita berikan diskresi," terangnya.

Nadiem mengakui, anggaran menjadi tantangan utama dalam melaksanakan rekomendasi ini. Namun dia bilang, akan berdiskusi terlebih dahulu untuk merumuskan langkah baik.

"Jadi itu challenge utamanya, dananya dari mana. Tapi coba kita diskusikan lagi, tapi dengan riset di bawah kita. Kita lihatlah apa kesempatannya, mungkin ada proses yang bisa kita eksplorasi," ujar dia.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore