
Pasangan Khofifah Indar Parawansa didampingi Emil Elitianto Dardak.
JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang belum mengumumkan secara resmi hasil pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Timur. Namun, berdasar hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei, pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mampu mengungguli Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Dalam survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia, Khofifah-Emil mendapat perolehan suara 53,64 persen. Jauh meninggalkan Gus Ipul-Puti yang hanya mendapat 46,36 persen.
Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Khofifah-Emil unggul di 25 daerah. Yakni, Bondowoso, Jember, Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Malang, Pamekasan, Sumenep, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya. Berikutnya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Madiun, Kota Madiun, Nganjuk, Mojokerto, Kota Mojokerto, Kediri, Kota Kediri, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, dan Tulungagung.
Sementara itu, Gus Ipul-Puti hanya unggul di 13 kabupaten/kota. Yaitu, Banyuwangi, Situbondo, Lumajang, Pasuruan, Kota Pasuruan, Malang, Kota Batu, Blitar, Kota Blitar, Jombang, Bangkalan, Sampang, dan Magetan.
Direktur Riset Indikator Politik Indonesia Mohammad Adam Kamil mengatakan, kemenangan Khofifah-Emil sebetulnya sudah banyak diprediksi. Sebab, ada sosok Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim di barisan pendukungnya.
"Pakde Karwo itu salah satu gubernur berprestasi, pengaruhnya sangat kuat di Jatim," ujarnya di kantor Indikator Politik Indonesia, Jakarta, kemarin (27/6). Apalagi, lanjut dia, dari segi kontestasi, posisi calon gubernur bukanlah orang lama. Pakde dinilai sangat paham terhadap kekurangan dan kelebihan kedua paslon.
"Sudah tahu (Pakde Karwo) celah-celah kekurangan dan isunya di mana," imbuhnya. Dengan kondisi tersebut, kuatnya dukungan PDIP dan PKB kepada Gus Ipul-Puti tidak mampu mengubah kemenangan Khofifah-Emil. "Afiliasi partai memang menjadi pertimbangan dalam memilih, tapi itu tidak 100 persen," katanya.
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny J.A. juga merilis hasil surveinya. Menurut mereka, pasangan Khofifah-Emil mendapat suara 54,29 persen. Sedangkan Gus Ipul-Puti meraih 45,71 persen. LSI melakukan quick count dengan membagi Jatim menjadi sebelas dapil. Menurut Manajer Riset LSI Taufik Febri, pihaknya mengambil 400 TPS sebagai sampel quick count. "Kami memang menampilkan perolehan per dapil. Lebih representatif," katanya.
Hasilnya, Gus Ipul-Puti hanya unggul di sebelas kota/kabupaten. Yakni, Kota dan Kabupaten Blitar, Kota dan Kabupaten Madiun, Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Kediri, Bangkalan, Kabupaten Malang, Situbondo, dan Tulungagung. "Itu pun menangnya cukup tipis," terangnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022