Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Juni 2018 | 18.35 WIB

Kemenangan Khofifah-Emil Versi QC, Pengamat: Ada Pengaruh Pakde Karwo

Pasangan Khofifah Indar Parawansa didampingi Emil Elitianto Dardak. - Image

Pasangan Khofifah Indar Parawansa didampingi Emil Elitianto Dardak.

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) memang belum mengumumkan secara resmi hasil pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Timur. Namun, berdasar hasil hitung cepat (quick count) beberapa lembaga survei, pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak mampu mengungguli Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Dalam survei yang dirilis Indikator Politik Indonesia, Khofifah-Emil mendapat perolehan suara 53,64 persen. Jauh meninggalkan Gus Ipul-Puti yang hanya mendapat 46,36 persen.


Dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Khofifah-Emil unggul di 25 daerah. Yakni, Bondowoso, Jember, Probolinggo, Kota Probolinggo, Kota Malang, Pamekasan, Sumenep, Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya. Berikutnya, Lamongan, Tuban, Bojonegoro, Ngawi, Madiun, Kota Madiun, Nganjuk, Mojokerto, Kota Mojokerto, Kediri, Kota Kediri, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, dan Tulungagung.


Sementara itu, Gus Ipul-Puti hanya unggul di 13 kabupaten/kota. Yaitu, Banyuwangi, Situbondo, Lumajang, Pasuruan, Kota Pasuruan, Malang, Kota Batu, Blitar, Kota Blitar, Jombang, Bangkalan, Sampang, dan Magetan.


Direktur Riset Indikator Politik Indonesia Mohammad Adam Kamil mengatakan, kemenangan Khofifah-Emil sebetulnya sudah banyak diprediksi. Sebab, ada sosok Gubernur Jawa Timur Soekarwo yang juga ketua DPD Partai Demokrat Jatim di barisan pendukungnya.


"Pakde Karwo itu salah satu gubernur berprestasi, pengaruhnya sangat kuat di Jatim," ujarnya di kantor Indikator Politik Indonesia, Jakarta, kemarin (27/6). Apalagi, lanjut dia, dari segi kontestasi, posisi calon gubernur bukanlah orang lama. Pakde dinilai sangat paham terhadap kekurangan dan kelebihan kedua paslon.


"Sudah tahu (Pakde Karwo) celah-celah kekurangan dan isunya di mana," imbuhnya. Dengan kondisi tersebut, kuatnya dukungan PDIP dan PKB kepada Gus Ipul-Puti tidak mampu mengubah kemenangan Khofifah-Emil. "Afiliasi partai memang menjadi pertimbangan dalam memilih, tapi itu tidak 100 persen," katanya.


Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny J.A. juga merilis hasil surveinya. Menurut mereka, pasangan Khofifah-Emil mendapat suara 54,29 persen. Sedangkan Gus Ipul-Puti meraih 45,71 persen. LSI melakukan quick count dengan membagi Jatim menjadi sebelas dapil. Menurut Manajer Riset LSI Taufik Febri, pihaknya mengambil 400 TPS sebagai sampel quick count. "Kami memang menampilkan perolehan per dapil. Lebih re­presentatif," katanya.


Hasilnya, Gus Ipul-Puti hanya unggul di sebelas kota/kabupaten. Yakni, Kota dan Kabupaten Blitar, Kota dan Kabupaten Madiun, Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Kediri, Bangkalan, Kabupaten Malang, Situbondo, dan Tulungagung. "Itu pun menangnya cukup tipis," terangnya.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore