
Mantan Ketua MK Mahfud MD
JawaPos.com - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diminta tidak mundur menindak para pembuat dan penyebar berita bohong alias hoax. Kendatipun tuduhan kriminalisasi kerap menghampiri.
Pandangan itu disampaikan Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD. "Kalau dituduh kriminalisasi, mundur, ya nggak bisa berbuat apa-apa, kita semakin banyak hoax. Biarkan saja dituduh kriminalisasi, toh nanti akan terlihat unsur pidana," tegas dia di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/3).
Menurut Mahfud, Polri tidak usah takut dituduh kriminalisasi. Terlebih belakangan ada anggapan bahwa polisi pilih kasih dalam memproses laporan terkait pasangan calon di Pilpres 2019.
Lalu, disebut lebih banyak penindakan dilakukan kepada mereka yang ada di kubu paslon 02. "Paslon nomor 1 itu banyak juga yang diproses, yang nomor dua banyak juga yang tidak diproses," tutur mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.
Mahfud lantas bercerita kalau dia juga sempat melaporkan hoax yang menyerang dirinya. Yakni dia disebut-sebut menerima mobil dari pengusaha besi sekaligus mantan calon Bupati dari PDIP.
Laporan tersebut pun menurutnya tidak akan diproses dalam waktu cepat. Sebab jika diproses dalam situasi saat ini, pasti akan ada isu diskriminasi lagi yang menghampiri Polisi.
"Yang punya saya agak tertunda, nggak apa. Saya pikir kalau punya saya ini diangkat sekarang, dalam pikiran saya, orang akan mengatakan woi itu diskriminasi kalau Pak Mahfud cepat kalau yang lain tidak," sebut dia.
Bahkan bisa saja jika pembuat berita bohong itu ditangkap, bisa saja itu disebut kriminalisasi. "Saya maklum kalau sekarang diangkat, akan disebut kriminalisasi," pungkas Mahfud.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
