Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 18 April 2019 | 08.24 WIB

Evaluasi Sementara KPU atas Pemilu Serentak 2019

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Komisi Pemilihan Umum RI (KPU) telah melakukan evaluasi sementara dari jalannya proses pemungutan suara pemilu serentak 2019. Hasilnya, masih ditemukan sejumlah kendala yang dihadapi meski secara umum bisa dibilang berjalan baik.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, sampai dengan pukul 23.00 WIB sebanyak 2.249 Tempat Pemungutan Suara (TPS) belum bisa melakukan penghitungan suara. Angka tersebut hanya 0,28 persen dari total 810.193 TPS.

"Sebagian besar (kendalanya) didominasi ada keterlambatan logistik. Kedua ada karena bencana alam misal banjir di Jambi," ujar Arief di Hotel Ritz Carlton Jakarta, Rabu (17/4).

TPS yang menemui kendala dalam penghitungan suara mayoritasnya terjadi di wilayah yang sulit dijangkau. Seperti di Kabupaten Intan Jaya, Papua (228 TPS), Kabupaten Yahukimo, Papua (155 TPS), hingga Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Selain adanya kendala bencana alam, pemilu kali ini juga turut diwarnai sejumlah kabar duka. Salah satunya ada petugas penyelenggara pemilu yang harus meregang nyawa akibat menjalankan tugas.

"Misalnya di Kota Bogor ada penyelenggara pemilu meninggal dunia," kata Arief.

Sementara itu, KPU pun optimistis target 77,5 partisipasi pemilih di pemilu serentak 2019 bisa dicapai. Hal itu dikarenakan KPU menyakini masyarakat begitu antusias menyalurkan hak pilihnya.

Data sementara hingga pukul 23.00 WIB juga mengatakan partisipasi pemilih di luar negeri sudah mencapai 60 persen. Sementara itu, Arief mengatakan, saat ini Situng (Sistem Informasi Penghitungan Suara) pun sudah mulai diakses. Secara bertahap, pengolahan formulir C1 yang dikirim dari setiap KPPS mulai diolah dan dipublikasi.

"Aplikasi Situng sampai pukul 22.45 WIB juga sudah menerima hasil scan C1 dalam negeri dari 14.567 TPS. Dan luar negeri 49 TPS. Jadi scan C1 terus bergerak. Jumlah scan yang masuk setara 1,7 persen," imbuhnya.

Atas evaluasi ini, KPU menyampaikan apresiasi tinggi terhadap masyarakat yang telah menggunakan hak pilihnya. Begitu pula terhadap seluruh peserta pemilu baik itu pileg maupun pilpres. KPU juga berterima kasih pada aparat keamanan yang telah menjaga jalannya pemilu.

KPU menegaskan bahwa seluruh penyelenggara pemilu memegang teguh prinsip bekerja dengan terbuka, transparan, berintegritas, profesional dan menjaga independensi.

"Percayalah bahwa kami selalu menjaga agar proses ini berjalan sesuai ketentuan. Kami sampaikan maaf apabila dari proses penyelenggaraan ada hal-hal yang kurang berkenan selama proses penyelenggaraan sampai 17 April," pungkas Arief.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore