Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2020 | 20.35 WIB

Cabuli Pelajar, Tukang Ojek Ditangkap Polisi

Kasatreskrim Polres Solok Selatan Iptu M. Arvi memeriksa tukang ojek RUL, 51, terduga pelaku tindak asusila terhadap pelajar. Polres Solok Selatan/Antara - Image

Kasatreskrim Polres Solok Selatan Iptu M. Arvi memeriksa tukang ojek RUL, 51, terduga pelaku tindak asusila terhadap pelajar. Polres Solok Selatan/Antara

JawaPos.com–Kepolisian Resor Solok Selatan, Sumatera Barat, menangkap tukang ojek RUL, 51, terduga pelaku tindak asusila terhadap seorang pelajar di perkebunan teh di Sungai Lambai. Modusnya tukang ojek itu memberikan minuman mengandung obat penenang.

Kasatreskrim Iptu M. Arvi seperti dilansir dari Antara di Padang Aro menyebutkan, pelaku merupakan warga Sungai Kalu ditangkap pada Kamis (30/7) di Sungai Kalu, Nagari Pakan Rabaa Utara, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh. Penangkapan tersangka berdasar Laporan Polisi No. LP/13/VII/2020-SPK Polres pada 17 Juli 2020.

Peristiwa pencabulan terhadap korban yang merupakan anak di bawah umur, berawal ketika tersangka mengantarkan korban ke rumah gurunya di Nagari Pasir Talang, Kecamatan Sungai Pagu, untuk mengambil rapor. Setelah mengambil rapor, korban yang hendak pulang mencoba mencari ojek dan kebetulan tersangka masih berada di lokasi tersebut. Dalam perjalanan pulang, tersangka tidak mengantarkan korban ke rumah di Kampung Tarandam, Kecamatan Sungai Pagu, melainkan mengarahkan motor ke perkebunan teh di Sungai Lambai, Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan.

”Tersangka kemudian memberikan minuman mengandung bius kepada korban hingga merasa pusing dan lemah. Di saat tak berdaya itu tersangka melakukan aksinya,” ujar M. Arvi.

Setelah diperiksa, tersangka membenarkan kejadian tersebut. Korban sendiri juga telah dilakukan visum. RUL kini diamankan di Mapolres Solok Selatan.

Arvi menyebutkan, tindakan asusila merupakan perkara yang menonjol di daerah tersebut setiap tahunnya. Untuk itu, dia mengimbau agar orang tua mengawasi pergaulan anaknya. ”Bukan hanya terhadap orang jauh, tapi orang dekat juga perlu diwaspadai. Awasi juga media sosial anaknya. Media sosial juga dimanfaatkan orang-orang yang memiliki niat jelek,” ujar M. Arvi.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=wBBGqDXn3R4

 

https://www.youtube.com/watch?v=ihaVe7E1CXE

 

https://www.youtube.com/watch?v=0ZMn97Fp3eI

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore