
Ilustrasi pengamanan aksi demo. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com - Kinerja aparat pada aksi 22 Mei mendapat apresiasi dari DPP KNPI. Polri dinilai berhasil meredam aksi massa di sejumlah kawasan di Jakarta, meski mendapat provokasi hebat dari sejumlah oknum.
Ketua Bidang Keamanan DPP KNPI Frans Pasaribu menuturkan, penangkapan terhadap puluhan preman bayaran Tanah Abang menjadi bukti bahwa ada banyak 'penumpang gelap' dalam aksi yang berpusat di depan Kantor Bawaslu itu. "Ini harus diusut tuntas siapa aktor intelektualnya. Para preman-preman itu sudah jelas bertindak sesuai si pemberi order," ujar Frans dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/5).
Frans menyebut siapa pun yang 'bermain' dalam aksi Mei kemarin harus ditindak sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. "Hukum seberat-beratnya. Tak ada ruang bagi para perusak demokrasi. Demonstrasi hakikatnya adalah penyampaian aspirasi, bukan provokasi, agitasi," tegas dia.
Frans juga mengingatkan untuk seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama menjaga kondusifitas. Jika ada elemen pemuda atau organisasi yang membuat keruh suasana, maka sikapnya dipertanyakan.
"Artinya oknum-oknum ini mendukung kerusuhan tersebut. Ini harus kita cegah, jangan menyebar narasi-narasi negatif. Baik kepada aparat maupun masyarakat," ungkapnya.
Pada kesempatan itu, Frans juga meminta kepolisian untuk mengungkap pelaku yang menyebarkan video hoax yang memperkeruh suasana.
"Saya bersyukur dan mengapresiasi langkah Polri dan Kominfo yang buru-buru memblokir atau membatasi akses media sosial. Ini jadi pelajaran buat publik," pungkasnya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
