Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 Oktober 2017 | 18.14 WIB

Terduga Teroris Young Farmer Gunakan Kaus Lampu Petromaks

Tim Desnsus 88 membawa sejumlah terduga jaringan teroris Young Farmer, kemarin (26/10) - Image

Tim Desnsus 88 membawa sejumlah terduga jaringan teroris Young Farmer, kemarin (26/10)

JawaPos.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat menggelar rekonstruksi kasus terorisme kelompok Young Farmer.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, rekonstruksi kemarin berlangsung di lima lokasi.


Yakni di kontrakan milik Tukini, Jalan Mekar Sari Dalam I RT 001/016, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung dan Pasar Baru, Jalan Otto Iskandardinata.


"Di Pasar Baru, tim Densus 88 merekonstruksi pembelian kaus lampu patromaks, bahan baku bom," ujar Yusri kepada wartawan di Bandung, Jumat (27/10), dilansir RMOl Jabar (Jawa Pos Grup).


Kemudian, lanjut Yusri, toko kimia PT Brataco di Kiaracondong dan kontrakan Sulton di Jalan Babakan Sari RT 05/18, Kelurahan Babakansari, Kecamatan Kiaracondong.


Selain itu, Densus 88 juga merekonstruksi di rumah kontrakan Yong Farmer di Antapani.


"Rekonstruksi dari Tim Densus 88 beserta Tim Penyidiknya untuk memastikan apa-apa saja yang sudah di tuangkan dalam BAP (berita acara pemeriksaan) terhadap lima tersangka yang sudah berhasil diamankan," jelasnya.


Dikatakannya, lima lokasi yang digelar rekonstruksi itu berada di wilayah hukum Polsek Kiaracondong, Antapani dan Andir.


"Selain Polda Jabar, Polrestabes Bandung, pengamanan rekonstruksi juga melibatkan tiga polsek itu," katanya.


Seperti diketahui, Tim Densus 88 dan Polda Jabar membekuk lima terduga teroris di Kampung Jajaway Timur, RT 07/18, Kelurahan Antapani Kidul, Kecamatan Antapani, Kota Bandung, Selasa (15/8) pagi.


Lima terduga teroris yang dibekuk adalah Young alias Abu Nakir Shaab (19), Adilatur Rahman (19), Anggi alias Khanza alias Kusuma Wardana (24), M Sulton Hakim (29), dan Rahman alias Idan (24).


Kelimanya diduga merupakan anggota jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung Raya.


"Ini masih menyangkut teroris di bulan Agustus yang lalu, penangkapan teroris jaringan JAD di daerah Kiaracondong yang berhasil kita mengamankan tersangka, dengan 4 laki-laki dan 1 perempuan serta beberapa bukti alat bom bahan kimia yang berhasil disita oleh Tim Densus 88," pungkasnya.


Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore