
Photo
JawaPos.com - Baliho kampanye penanggulangan Covid-19 yang berisi wajah Kapolda Bali, Irjen Petrus Reinhard Golose di Jalan Kamboja, Denpasar menjadi sasaran aksi vandalisme. Pada baliho itu, tampak sebuah tulisan berukuran besar menggunakan cat semprot bertuliskan “Propaganda, gak usah pakek masker”.
Baliho berukuran besar ini dicoret menggunakan cat berwarna merah. Terkait adanya hal ini, Kasat Pol PP Kota Denpasar, Dewa Sayoga mengatakan bahwa pihaknya sedang memantau di sejumlah lokasi. “Petugas Pol PP kami kerahkan untuk memantau,” ujarnya seperti dikutip POjokSatu.id (Jawa Pos Group), Rabu (19/8).
Selain dicoret, salah satu baliho kampanye penanggulangan Covid-19 yang berisi wajah Kapolda Bali juga dibakar pada gambar wajahnya. Namun lokasinya belum diketahui pasti. Saat ini sejumlah foto itu beredar di media sosial.
Sementara itu, Kasat Pol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi menjelaskan, pihaknya sudah memerintahkan dan berkoordinasi dengan Sat Pol PP kabupaten/kota. Pasalnya aksi vandalisme terhadap baliho kampanye pencegahan Covid-19 ini tidak hanya terjadi di Denpasar.
“Saya sudah perintahkan dan koordinasikan ke Pol PP kabupaten/kota untuk mendalami pelakunya. Karena mereka melakukan itu pas jam-jam malam. Kalau kedapatan kita suruh mereka ganti dua kali lipat dari jumlah yang mereka coret dan tindakan sanksi sosial. Itu tindakan konyol itu. Suruh nyapu-nyapu bersih jalan,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022