
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari,
JawaPos.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Eva Kusuma Sundari menyesalkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar dan Bupati Tulungagung nonaktif Syahri Mulyo sebagai tersangka.
"Saya sedih, tapi berharap kami berpegang pada asas praduga tidak bersalah karena ada OTT tidak langsung (penangkapan terhadap orang lain), harus dibuktikan di pengadilan dengan bukti-bukti material," kata Eva kepada JawaPos.com, Jumat (8/6).
Saat ini, kedua pejabat daerah yang diduga menerima fee proyek PUPR di wilayahnya itu masih dalam pengejaran lembaga antirasuah. Oleh karena itu, anggota DPR RI Komisi III ini berharap kedunya dapat menaati hukum.
"KPK profesional. Mereka (berdua) akan diperiksa pada waktu yang sesuai dengan kebutuhan penyidikan," urai Eva.
Kendati demikian, Eva meyakini Samanhudi dan Syahri akan menyerahkan diri ke KPK pada waktu yang tepat. "Saya yakin mereka akan datang menyerahkan diri pada saat yang tepat," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menjelaskan, Syahri menerima suap sebanyak tiga kali dari fee proyek-proyek pembangunan infrastruktur peningkatan jalan di Dinas PUPR Pemkab Tulungagung. Total penerimaan Syahri yaitu Rp 2,5 miliar.
"Diduga pemberian ini (Rp 1 miliar) adalah pemberian ketiga. Sebelumnya Bupati Tulungagung diduga telah menerima pemberian pertama sebesar Rp 500 juta dan pemberian kedua sebesar Rp 1 miliar," kata Saut dalam konferensi pers, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (8/6) dini hari.
Sedangkan Samanhudi diduga menerima Rp 1,5 miliar terkait ijon proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp 23 miliar. Saut menyebut, fee itu diduga bagian dari 8 persen yang menjadi bagian Samanhudi dari total fee 10 persen yang disepakati.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
