
Penyidik KPK Novel Baswedan. Miftahulhayat/Jawa Pos
JawaPos.com - Tim kuasa hukum Novel Baswedan berencana melaporkan balik Dewi Tanjung ke polisi atas tuduhan kebohongan publik karena menyebut tragedi penyiraman air keras merupakan rekayasa. Politikus PDI Perjuangan sebelumnya melaporkan dugaan rekayasa yang dilakukan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.
Anggota Tim Kuasa Hukum Novel, Saor Siagian mengatakan, Dewi telah melakukan kebohongan karena menilai peristiwa penyiraman air keras sebagai sesuatu yang direkayasa.
"Nah, kami sepakat, tim kuasa hukum sepakat, kemudian diminta oleh Novel untuk segera juga melakukan tindakan hukum. Oleh karena itu, kami akan melakukan pelaporan terhadap pidananya," kata Saor Siagian dikonfirmasi, Jumat (8/11).
"Mungkin minggu depan akan kami lakukan pelaporan ini," sambungnya.
Menurut Saor, tuduhan Dewi sangat mudah dibantah dengan berbagai fakta. Salah satunya yaitu pengakuan dari Tim Pemantauan dan Penyelidikan Komnas HAM serta Tim Gabungan bentukan Polri bahwa Novel memang diserang dengan air keras.
Bahkan Tim Gabungan Polri menyatakan cairan yang digunakan untuk menyerang Novel adalah asam sulfat (H2S04). Selain itu juga ada permintaan dari Presiden Joko Widodo kepada mantan Kapolri Tito Karnavian untuk mengungkap kasus tersebut dalam waktu tiga bulan.
Saor menegaskan, dari rekam medis pengobatan Novel, tak ada satupun yang menyebut bahwa luka tersebut merupakan hasil rekayasa. Fakta-fakta ini meyakinkan tim kuasa hukum Novel bahwa Dewi telah melakukan kebohongan publik.
"Saya kira paling tidak dia berbohong. Karena apa? Rekam medis itu tidak bisa dibohongi, itu adalah profesional dokter," katanya.
Apalagi lanjutnya, Kapolri saat itu, dan Kapolda juga datang memastikan pengobatan Novel di Singapura. Akibat informasi yang disampaikan Dewi, Saor menyebut Novel terpukul.
Menurut Saor, tindakan Dewi sudah di luar batas kemanusiaan. Dewi pun disarankan melihat sendiri kondisi Novel, ketimbang membuat kesimpulan yang tidak berdasar.
"Atas pelaporan Dewi Tanjung, ternyata Novel merasa sangat terpukul. Saya mengatakan saya kira tidak ada lagi unsur kemanusiaannya si pelapor ini," tukas Saor.
Sebelumnya, penyidik senior KPK Novel Baswedan dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh kader PDIP Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung. Novel disebut melakukan rekayasa terkait kasus penyiraman air keras. Novel dianggap melakukan kebohongan publik terkait penanganan matanya itu.
Dewi menyebut ada hal-hal yang janggal dari penanganan mata Novel Baswedan usai teror penyiraman air keras itu. "Ada beberapa hal yang janggal dari semua hal yang dialami. Dari rekaman CCTV dia, dari bentuk luka, dari perban, kepala yang diperban tapi tiba-tiba mata yang buta. Gitu kan?" ucap Dewi Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (6/11).

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
