Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2020 | 02.41 WIB

Pembunuhan Karyawan BUMN Bermotifkan Persoalan Asmara

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus  memberikan keterangan pers penindakan bus yang melanggar ketentuan PPKM Darurat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (17/7/2021). Polda Metro Jaya menindak bus-bus 36 antarkota antar provinsi  yang  me - Image

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus memberikan keterangan pers penindakan bus yang melanggar ketentuan PPKM Darurat di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (17/7/2021). Polda Metro Jaya menindak bus-bus 36 antarkota antar provinsi yang me

JawaPos.com - Jajaran Polres Metro Kota Depok, Jawa Barat masih mendalami kasus pembunuhan kepada karyawan BUMN, AO, 36, oleh kekasihnya sendiri FM, 37. Hasil penyelidikan diketahui jika pembunuhan ini berlatar belakang asmara.

"Motif tersangka melakukan pembunuhan berencana dan pencurian dengan kekerasan karena pelaku merasa kesal dan cemburu terhadap korban yang berhubungan dengan pria lain," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus kepada wartawan, Kamis (6/8).

Yusri menjelaskan, kedua pasangan janda dan duda ini sudah menjalin asmara selama 3 tahun. Namun, AO selama masa itu dianggap kerap bermain hati dengan pria lain.

"Tersangka FM marah dan cemburu karena korban AO susah untuk dinasehati agar jangan berhubungan dengan orang lain," jelasnya.

Puncak kemarahan pelaku terjadi pada Selasa (4/8). Niat menyelesaikan perselisihan asmara itu, pelaku malah merasa kesal karena kekasihnya itu tak mau menuruti. Akhirnya berujung pada pembunuhan.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, dan atau 338 KUHP tentang pembunuhan dan atau 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan, pelaku terancam hukuman maksimal pidana mati.

Sebelumnya, Karyawan BUMN, AO, 35, ditemukan tewas di lantai 21 kamar nomor 2119 Apartemen Margonda Residence V, Depok, Jawa Barat pada 4 Agustus 2020 sekitar pukul 20.15 WIB. Dia diduga korban pembunuhan karena, jasadnya penuh dengan luka.

"Dari hasil identifikasi terdapat luka benda tumpul, diperkirakan merupakan korban pembunuhan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi, Kamis (6/8).

Yusri menjelaskan, jenazah ditemukan setelah pemilik kamar mendobrak apartemen tersebut setelah tidak ada respon dari penyewa berinisial FM, 37. Seharusnya FM sudah meninggalkan apartemen pukul 18.23 WIB.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore