Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Januari 2021 | 06.13 WIB

Roy Suryo Sesumbar Berani Sebut Tanggal dan Bulan Video Gisel Dibuat

Artis Gisella Anastasia dicecar pertanyaan oleh wartawan usai diperiksa di Gedung Ditkrimsus Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Artis Gisella Anastasia menjalani pemeriksaan tambahan sebagai saksi selama 4,5 jam atas video asusila yang mirip - Image

Artis Gisella Anastasia dicecar pertanyaan oleh wartawan usai diperiksa di Gedung Ditkrimsus Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Artis Gisella Anastasia menjalani pemeriksaan tambahan sebagai saksi selama 4,5 jam atas video asusila yang mirip

JawaPos.com -  Polisi mengonfirmasi bahwa perempian dalam video syur 19 detik yang sempat viral di media sosial adalah Gisella Anastasia. Video itu disebut polisi direkam pada 2017 silam di salah satu hotel di Medan.

Jika polisi hanya mengungkapkan tahun dan lokasi dimana video syur itu dibuat, pakar Telematika Roy Suryo berani mengungkapkan tanggal pasti kapan video itu dibuat. Menurut Roy, kejadian perekaman video itu diambil pada tanggal 3 November 2017.

"Saya sudah berani memastikan bahwa video itu dibuat tanggal 3 Novemver 2017. Sementara belum ada yang berani nyebut bulan, belum ada yang berani nyebut tanggal. Saya kan sudah nyebutkan," ungkap Roy Suryo saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (4/1).

"Bisanya kan hanya nyebut tahun 2017. Kalau saya sudah nyebutkan itu setidaknya terjadi tanggal 3 atau mungkin dini harinya tanggal 4. Kalau nggak 3, 4 November 2017," imbuhnya.

Roy Suryo menyebutkan, video kemungkinan dibuat pada kedua tanggal itu, karena tergantung pengaturan waktu pada handphone yang digunakan untuk merekam. Dia menuturkan, karena ada handphone yang kendati masuk dini hari masih dianggap tanggal pada hari sebelumnya.

Sejak awal Roy Suryo sudah menduga bahwa orang dalam video syur 19 detik adalah Gisel karena tingkat kecocokan di atas 70 persen. Kecocokan ini tidak sampai identik karena ada perubahan wajah Gisel pada 2017 dan sekarang, 2020.

"Saya waktu itu menyebut kecocokan 72 persen, 74 persen, 78 persen. Itu pun ada dasar ilmiahnya," ungkapnya.

Roy Suryo tidak memastikan video itu adalah Gisel dengan maksud untuk menghormati dan memegang azas praduga tak bersalah. Roy mengatakan, dirinya tidak pernah menggunakan metode 'cocoklogi' dalam melakukan analisis.

Roy lebih mengamati, tanda-tanda primer yaitu struktur wajah. Terkait hal ini, ada sistem khusus yang bisa menganalisis struktur wajah seseorang.

"Saya selau memberikan statement berdasarkan analisis ilmiah, dan karena seperti dulu misalnya orang-orang beberapa pengamat menyatakan bajunya, gordynnya, saya tidak pernah mau itu. Karena baju, gordyn hanya 'cocoklogi', cocok-cocokan. Yang selalu yang saya bandingkan itu tanda-tanda primer, bukan tanda sekunder dari yang bersangkutan," tandasnya.

https://www.youtube.com/watch?v=gw43HY8B4bE

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore