
Artis Gisella Anastasia dicecar pertanyaan oleh wartawan usai diperiksa di Gedung Ditkrimsus Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (23/12/2020). Artis Gisella Anastasia menjalani pemeriksaan tambahan sebagai saksi selama 4,5 jam atas video asusila yang mirip
JawaPos.com - Polisi mengonfirmasi bahwa perempian dalam video syur 19 detik yang sempat viral di media sosial adalah Gisella Anastasia. Video itu disebut polisi direkam pada 2017 silam di salah satu hotel di Medan.
Jika polisi hanya mengungkapkan tahun dan lokasi dimana video syur itu dibuat, pakar Telematika Roy Suryo berani mengungkapkan tanggal pasti kapan video itu dibuat. Menurut Roy, kejadian perekaman video itu diambil pada tanggal 3 November 2017.
"Saya sudah berani memastikan bahwa video itu dibuat tanggal 3 Novemver 2017. Sementara belum ada yang berani nyebut bulan, belum ada yang berani nyebut tanggal. Saya kan sudah nyebutkan," ungkap Roy Suryo saat dihubungi melalui sambungan telepon Senin (4/1).
"Bisanya kan hanya nyebut tahun 2017. Kalau saya sudah nyebutkan itu setidaknya terjadi tanggal 3 atau mungkin dini harinya tanggal 4. Kalau nggak 3, 4 November 2017," imbuhnya.
Roy Suryo menyebutkan, video kemungkinan dibuat pada kedua tanggal itu, karena tergantung pengaturan waktu pada handphone yang digunakan untuk merekam. Dia menuturkan, karena ada handphone yang kendati masuk dini hari masih dianggap tanggal pada hari sebelumnya.
Sejak awal Roy Suryo sudah menduga bahwa orang dalam video syur 19 detik adalah Gisel karena tingkat kecocokan di atas 70 persen. Kecocokan ini tidak sampai identik karena ada perubahan wajah Gisel pada 2017 dan sekarang, 2020.
"Saya waktu itu menyebut kecocokan 72 persen, 74 persen, 78 persen. Itu pun ada dasar ilmiahnya," ungkapnya.
Roy Suryo tidak memastikan video itu adalah Gisel dengan maksud untuk menghormati dan memegang azas praduga tak bersalah. Roy mengatakan, dirinya tidak pernah menggunakan metode 'cocoklogi' dalam melakukan analisis.
Roy lebih mengamati, tanda-tanda primer yaitu struktur wajah. Terkait hal ini, ada sistem khusus yang bisa menganalisis struktur wajah seseorang.
"Saya selau memberikan statement berdasarkan analisis ilmiah, dan karena seperti dulu misalnya orang-orang beberapa pengamat menyatakan bajunya, gordynnya, saya tidak pernah mau itu. Karena baju, gordyn hanya 'cocoklogi', cocok-cocokan. Yang selalu yang saya bandingkan itu tanda-tanda primer, bukan tanda sekunder dari yang bersangkutan," tandasnya.
https://www.youtube.com/watch?v=gw43HY8B4bE

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
