Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Desember 2021 | 20.26 WIB

Meski Tanpa Gejala, Ini Alasan Kasus Lokal Omicron Diisolasi di RS

Gedung Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (7/3/2020). Foto: Dery Ridwansahp/ JawaPos.com - Image

Gedung Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (7/3/2020). Foto: Dery Ridwansahp/ JawaPos.com

JawaPos.com - Satu kasus Covid-19 yang menular secara lokal atau tak punya riwayat perjalanan ke luar negeri, kini diisolasi di RSPI Sulianti Saroso. Kondisinya sejauh ini dipastikan sehat tanpa gejala.

Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan pasien tetap diisolasi di RS sebagai upaya tindak lanjut antisipasi. Menurut Nadia, pasien pria asal Medan itu adalah kasus pertama transmisi lokal, sehingga diperlukan pengawasan ketat oleh tenaga medis.

"Pasien adalah kasus pertama dan harus di bawah pengawasan ketat. Dan fasilitas lengkap untuk meminimalisir kemungkinan penularan yang terjadi," jelasnya dalam keterangan resmi Kemenkes, Selasa (28/12).

Ia memastikan kondisi klinis pasien hingga saat ini tidak bergejala. Pengendalian infeksi di rumah sakit dipastikan lebih ketat.

"Pengendalian infeksi di RS akan lebih baik dan akan lebih ketat pengawasannya. Oleh karena itu kita membawa yang bersangkutan ini ke rumah sakit RSPI,” tegas Nadia.

Tracing masih dalam proses sampai saat ini, mengingat yang bersangkutan banyak melakukan aktivitas. Artinya, lanjut Nadia, tracing harus melihat 14 hari sebelum pasien dinyatakan positif yaitu 14 hari sebelum tanggal 19 Desember 2021. Tracing dilakukan untuk menemukan siapa saja kontak erat dengan pasien di antara nya di restoran di wilayah SCBD, apartement tempat pasien tinggal, dan aktivitas lainnya selama pasien di Jakarta.

Ia menegaskam pemerintah pusat dan pemerintah daerah terus bekerja sama dengan semua pihak untuk terus memantau terutama jika muncul adanya potensi-potensi klaster. Hal ini dapat mempercepat investigasi dan penilaian apakah ada keterkaitan dengan varian baru Omicron atau tidak.

“Dengan ditemukannya kasus transmisi lokal ini pemerintah kembali mengingatkan dan meminta masyarakat untuk mengurangi mobilitas terutama dalam masa libur Natal dan tahun baru ini. Hindari kerumunan dan juga selalu memakai masker. Mari kita ajak saudara-saudara kita yang belum divaksin untuk segera divaksin,” kata Nadia.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore