
ARMADA PEMUKUL: Kapal Selam KRI Nanggala-403 saat latihan pratugas pengamanan perbatasan di perairan Pulau Karimunjawa pada 20 Januari 2017. (GUSLAN GUMILANG/JAWA POS)
JawaPos.com – TNI-AL kembali menegaskan bahwa KRI Nanggala-402 dalam keadaan siap beroperasi. Ketika bertugas di laut utara Bali, kapal selam tersebut sudah melalui serangkaian pemeriksaan yang ketat dan mengikuti setiap prosedur operasional. AL menepis kabar yang menyebut alat utama sistem persenjataan (alutsista) buatan Jerman itu tiga tahun belakangan tidak pernah diikutsertakan dalam latihan atau operasi penyelaman.
Kepala Dinas Penerangan TNI-AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Julius Widjojono menegaskan, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu alutsista yang aktif digunakan untuk berbagai tugas. Menurut dia, informasi yang menyebut KRI Nanggala-402’’nganggur’’ tiga tahun belakangan tidak berdasar.
’’Tidak sesuai dengan fakta, kenyataan, di mana sebenarnya selama tiga tahun terakhir KRI Nanggala-402 termasuk kapal perang yang aktif melaksanakan latihan dan operasi,’’ ungkap Julius kemarin (28/4).
Dia membeberkan beberapa latihan dan operasi yang sempat diikuti KRI Nanggala-402 sejak 2018. Yakni, Latihan Operasi Komodo Jaya 18, Dukungan Latihan Passusla, Latihan Armada Jaya 19, Latihan Armada 20, Dukungan Peperangan Laut Khusus, Dukungan Latopslagab 20, dan Operasi Komodo Jaya. ’’Serta latihan rutin secara internal yang dilaksanakan seminggu dua kali,’’ jelasnya.
Julius mengungkapkan bahwa Letkol Laut (P) Yulius Azz Zaenal yang pernah menduduki posisi komandan KRI Nanggala-402 pada 2019 telah menyampaikan data-data latihan dan operasi yang dia ikuti bersama kapal selam kelas Cakra itu. ’’KRI Nanggala-402 (pernah) ke Natuna saat peresmian Satuan TNI Terintegrasi,’’ ungkap dia. TNI-AL memastikan, beberapa pekan sebelum ikut dalam latihan di laut utara Bali, kapal selam itu melaksanakan tugas penembakan torpedo.
Baca juga: Saya Yakin Suami Percaya, Saya Bisa Hadapi Semua Ini
Soal perawatan dan pemeliharaan KRI Nanggala-402, TNI-AL memastikan semuanya berjalan. Baik pemeliharaan harian maupun pemeliharaan rutin lainnya. Untuk itu, dia meminta semua pihak tidak berspekulasi mengenai penyebab tenggelamnya kapal selam itu. Termasuk soal umur kapal selam. TNI-AL mencatat, masih banyak negara yang mengoperasikan kapal selam berusia tua.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=u_CVVy_Uh_I

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
