Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Maret 2021 | 04.24 WIB

Kunjungi Gereja Katedral Makassar, Menag: Beribadahlah Seperti Biasa

Menag Yaqut Cholil Qoumas ketika berkunjung ke Gereja Katedral Makassar pasca ledakan bom bunuh diri.(istimewa) - Image

Menag Yaqut Cholil Qoumas ketika berkunjung ke Gereja Katedral Makassar pasca ledakan bom bunuh diri.(istimewa)

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertolak ke Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk mengetahui langsung kondisi pasca ledakan bom di depan Gereja Katedral. Di lokasi, Menag Yaqut dengan didampingi Uskup Agung Makassar Mgr John Liku Ada' langsung berkeliling mengecek sejumlah titik di lingkungan gereja.

Menag mengatakan, kunjungannya ke Gereja Katedral adalah untuk menyampaikan simpati kepada pimpinan serta para jemaat gereja Katolik tertua di Makassar tersebut. Dia kembali menegaskan sangat mengutuk keras atas aksi terorisme yang menyasar jemaat Gereja Katedral, Minggu (28/3/2021) pagi hingga menyebabkan belasan orang terluka.

“Saya ke sini menyampaikan keprihatinan dan simpati ke Gereja Katedral dan para jemaat. Kita semua berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” ujar Menag, Senin (29/3).

Baca Juga: Bom di Katedral Makassar, JK: Kita Tidak Toleransi Segala Bentuk Teror

Dirinya juga meminta Uskup Agung Makassar Mgr John Liku Ada' untuk menenangkan jemaatnya. Meski telah menjadi sasaran pengeboman, ia berharap jemaat tak perlu khawatir dan tetap menjalankan ibadah seperti biasa.

“Beribadahlah seperti biasa, jangan ketakutan, kita akan lawan, hadapi kelompok-kelompok yang melakukan teror itu,” tegas Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Untuk memerangi teror dan radikalisme, ia akui bahwa ini bukanlah ringan. Untuk itu, dia mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan dan bekerja sama melawan musuh bersama tersebut. “Kita butuh kerja sama semua pihak, media, aparat keamanan, agar tragedi kemanusiaan tidak terulang lagi,” tandas dia.

Selain itu, Menag juga berharap para pemuka agama agar terus berdakwah dengan mengutamakan jalan yang damai dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Dengan jalan itu maka agama hakikatnya ditempatkan pada fungsinya, yakni menebarkan kedamaian serta kasih sayang.

“Tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan dan teror. Saya berharap nilai-nilai ini terus disampaikan oleh para tokoh agama,” harapnya.

Selain mengunjungi Gereja Katedral, Menag juga menemui sejumlah korban luka bom di rumah sakit dan memberikan santunan sebagai tanda cinta kasih. Dia berharap, para korban mendapat perawatan terbaik dan segera pulih. “Saya sangat bersimpati dan memberikan dukungan moral agar mereka diberi ketabahan dan segera sehat kembali,” kata Menag.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=KKlgjESsMSs

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore