
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengelar rakor dengan Menko Bidang PMK Muhadjir Effendy dan Kepala BPOM Penny K. Lukito, di Pendopo Kantor Bupati Cianjur, Rabu (30/11). Ajat Sudrajat/Antara
JawaPos.com - Potensi banjir dan badai besar menjadi ancaman di akhir tahun 2022 dan awal tahun baru 2023. Atas hal itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau kepada warga yang hendak berlibur untuk berhati-hati dan sigap melihat potensi bencana.
"Dilihat, kalau memang sudah hujan, rapat gitu satu jam berturut-turut, kita lihat di depan jarak beberapa meter sudah enggak terlihat, itu sudah harus hati-hati," ujar Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto kepada wartawan, Selasa (27/12).
Berkaca pada bencana yang terjadi lantaran cuaca ekstrem berupa longsor, banjir, hingga gempa bumi, Suharyanto mengatakan bahwa durasi tersebut biasanya tidak lama, tapi dampak kerusakannya cukup parah.
"Kalau kita lihat bencana Cianjur, itu kejadian gempa 7 detik, akibatnya sampai 60 ribu rumah lebih yang hancur, yang meninggal 600 lebih, itu menunjukkan bahwa memang kita tinggal di daerah rawan bencana," ucapnya.
"Bencana itu bisa datang setiap saat dalam waktu yang singkat tetapi akibatnya sangat memprihatinkan," sambungnya.
Oleh karena itu, dalam hal ketika warga akan berwisata, terutama wisata alam seperti halnya pantai maupun lainnya, warga diminta untuk tetap memiliki kewaspadaan terhadap bencana.
"Kepada masyarakat, dalam bergerak dari satu titik ke titik lain, atau berdiam di satu tempat, harus mempunyai sense terhadap bencana," kata Suharyanto.
Jika berada di tempat yang rendah, ketika potensi ROB sudah terlihat, segera cari tempat tinggi. Adapun jika sedang beristirahat di rumah makan yang di belakangnya tebing, diusahakan pindah
"Karena pengalaman selama ini, itu yang terjadi. Kita lihat di Cianjur, Warung Sate Shinta, itu hanya hitungan detik, beberapa puluh orang kena (longsor)," tegasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
