
Ilustrasi: Anak-anak berselancar di dunia maya dengan gadget mereka. (TheMoneyPages).
JawaPos.com - Dalam masa pandemi Covid-19, anak-anak terisolasi dan belajar dari rumah selama berbulan-bulan. Hal ini pun akan berdampak bagi mental anak-anak.
Mulai dari mengalami kejenuhan, penurunan minat belajar, terpapar konten negatif akibat aktivitas penggunaan internet yang sangat tinggi, dan naiknya resiko kesehatan anak akibat aktivitas yang minim.
Teknologi sendiri seperti pisau bermata dua, di satu sisi meudahkan komunikasi dan menghilangkan jarak, namun kehadirannya juga memiliki ruang-ruang gelap, di mana predator seksual, industri hoaks dan industri pornografi menyasar anak-anak.
Dunia digital merupakan ruang publik yang mungkin saja tidak aman dan tidak ramah bagi anak-anak, padahal dimasa pandemi ini, anak-anak kerap memegang gadget untuk mengisi waktu luang usai mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara daring.
"Anak harus dijaga dari kemungkinan kejahatan di dunia maya, seperti perundungan siber, kejahatan seksual dan penipuan. Karena semua aktivitas belajar dipindahkan ke rumah, maka perundungan di dunia nyata berpindah ke dunia maya, selama pandemi KPAI menerima beberapa pengaduan siber bully oleh teman sekolah korban," ujar Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan Retno Listyarti lewat keterangan tertulis, Senin (27/7).
Peran orang tua untuk mendampingi dan mengawasi anak-anaknya dalam mengakses internet sangat penting dan diperlukan. Hal ini menjadi berat ketika para orangtua mulai keluar rumah untuk berkerja. Di perlukan kerjasama guru dan orangtua untuk mengedukasi dan membantu anak mengakses internet dengan benar.
"Akses internet yang meningkat selama pembelajaran daring juga membuat anak mudah menumpahkan kegalauannya melalui media sosialnya, padahal perilaku tersebut memiliki potensi bahaya yang tinggi baginya, karena bisa ditangkap oleh para predator anak di dunia maya, sehingga anak terancam mengalami eksploitasi seksual," pungkasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
