Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 5 November 2026 | 18.31 WIB

Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli S1 UGM di Sidang Roy Suryo

Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara langsung menunjukkan ijazah aslinya dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga S-1 Universitas Gadjah Mada (UGM) di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara langsung menunjukkan ijazah aslinya dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga S-1 Universitas Gadjah Mada (UGM) di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menunjukkan ijazah asli S1 miliknya. Hal itu dilakukan saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur (Jaktim) pada Kamis (5/11).

Kepada majelis hakim, Jokowi memohon izin agar diperkenankan menunjukkan ijazah dari Universitas Gadjah Mada (UGM) tersebut. Hal ini karena dia mengaku sudah berjanji menunjukkan ijazah tersebut. 

”Karena saya sudah berjanji untuk menunjukkan ijazah dari SD, SMP, SMA, dan  ijazah S1 saya,” kata dia di muka persidangan. 

Setelah diizinkan oleh majelis hakim, Jokowi lantas berdiri dan membalikan badan ke arah pengunjung sidang. Dia kemudian menunjukkan satu per satu dokumen ijazah yang dia bawa. 

Seblumnya, saat tiba di PN Jaktim sekitar pukul 08.30 WIB. Jokowi sudah siap menjalani sidang. Dia menyatakan bahwa semua dokumen yang dibutuhkan sudah dibawa. Termasuk ijazah asli yang menjadi persoalan.

”Bawa (dokumen ijazah), bawa semua,” kata Jokowi singkat.

Sebelumnya, Jokowi menjawab tudingan ijazah palsu dengan membeber riwayat pendidikannya sejak SD sampai menjadi sarjana. Jokowi memulai penjelasan mengenai studi yang dia tempuh di Solo, Jawa Tengah (Jateng), sampai lulus S1 di Universitas Gadjah Mada (UGM).

Mantan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) secara langsung menunjukkan ijazah aslinya dari tingkat SD, SMP, SMA, hingga S-1 Universitas Gadjah Mada (UGM) di hadapan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

”Jadi dimulai dari SD, SD saya di SD Negeri 111 Kota Surakarta, kemudian SMP di SMP Negeri 1 Surakarta, kemudian SMA di SMA Negeri 6 Kota Surakarta dan kemudian melanjutkan S1 di S1 di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada,” bebernya. 

Jokowi kemudian menjelaskan bahwa mahasiswa Fakultas Kehutanan UGM saat itu diberikan keleluasaan mengambil mata kuliah pilihan. Opsinya ada beberapa, mulai teknologi kayu atau teknologi hasil hutan, ekonomi kehutanan, sampai konservasi hutan.

”Saya banyak mengambil mata kuliah pilihan di bidang teknologi hasil hutan atau teknologi kayu seperti mata kuliah struktur dan sifat kayu, kemudian mata kuliah pengeringan kayu, mata kuliah pengawetan kayu, mata kuliah pulp dan kertas, mata kuliah industri kayu lapis, kemudian mata kuliah penggergajian,” terang dia. 

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore