
Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah di Badan Komunikasi (Bakom) Ulta Levenia Nababan (kiri) bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto. (Instagram Ulta Levenia)
JawaPos.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman mengatakan bahwa Ulta Levenia Nababan tidak lagi menjadi bagian dari Kantor Staf Presiden (KSP). Penegasan tersebut disampaikan Dudung menyusul munculnya sorotan publik terhadap pernyataan Ulta mengenai dugaan keterkaitan fenomena alam dengan pihak tertentu. Termasuk proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).
Dudung menjelaskan Ulta sebelumnya memang tercatat sebagai Tenaga Ahli Utama di lingkungan KSP. Namun, posisi tersebut kini sudah tidak lagi dijabat oleh Ulta. "Ulta sudah bukan di KSP lagi. Dulu dia di staf KSP sebagai tenaga ahli utama, tetapi sekarang sudah tidak. Dia sekarang salah satu deputi di Bakom," kata Dudung di Gedung Bina Graha, Jakarta pada Kamis (10/9).
Terkait berbagai fenomena alam yang belakangan terjadi, Dudung mengatakan hal tersebut merupakan bagian dari dinamika alam yang secara keilmuan telah dipelajari oleh para ahli. Menurutnya perkembangan berbagai kejadian alam tersebut juga terus menjadi perhatian dan dipantau berdasarkan kajian yang dilakukan para ahli. Karena itu, Dudung meyakini fenomena tersebut tidak perlu dikaitkan dengan kepentingan pihak tertentu.
"Tentunya, saya punya keyakinan bahwa ini kan kehendak Yang Kuasa, artinya memang dinamika alam sudah seperti ini," kata Dudung.
Dudung juga menepis anggapan bahwa rangkaian fenomena alam tersebut memiliki kaitan dengan campur tangan pihak luar. Ia meminta persoalan tersebut dilihat berdasarkan fakta dan kajian ilmiah yang ada. "Menurut saya, tidak dikaitkan dengan apalagi kepentingan dengan pihak luar dan sebagainya," ujarnya.
Lebih lanjut, Dudung memastikan bahwa pernyataan Ulta yang menjadi sorotan tidak dapat dianggap sebagai sikap resmi KSP. Hal itu lantaran Ulta sudah tidak lagi berada dalam struktur KSP."Jadi, bukan anggota saya lagi itu," jelasnya.
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Pernyataan Plt Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah di Badan Komunikasi (Bakom) Ulta Levenia Nababan mengenai proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP) di tengah fenomena erupsi enam gunung api di Indonesia menjadi sorotan publik.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Fenerbahce vs Roma di Liga Champions: Duel Seru Berpotensi Seri
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Shakhtar Donetsk di Liga Champions: Kans Boeren Amankan 3 Poin
Rombongan Badan Pangan Ditembaki di Papua Pegunungan, 3 Orang Tewas
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor Sporting Lisbon vs Galatasaray di Liga Champions: Leões Sikat Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Slavia Prague vs Lens di Liga Champions: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Como vs RB Leipzig di Liga Champions: I Lariani Siap Libas Tim Tamu di Sinigaglia

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022