Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 September 2026 | 02.24 WIB

Dudung Tegaskan Ulta Levenia Tidak Lagi Menjabat Tenaga Ahli di KSP

Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah di Badan Komunikasi (Bakom) Ulta Levenia Nababan (kiri) bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto. (Instagram Ulta Levenia) - Image

Plt. Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah di Badan Komunikasi (Bakom) Ulta Levenia Nababan (kiri) bersalaman dengan Presiden Prabowo Subianto. (Instagram Ulta Levenia)

JawaPos.com – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman mengatakan bahwa Ulta Levenia Nababan tidak lagi menjadi bagian dari Kantor Staf Presiden (KSP). Penegasan tersebut disampaikan Dudung menyusul munculnya sorotan publik terhadap pernyataan Ulta mengenai dugaan keterkaitan fenomena alam dengan pihak tertentu. Termasuk proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP).

Dudung menjelaskan Ulta sebelumnya memang tercatat sebagai Tenaga Ahli Utama di lingkungan KSP. Namun, posisi tersebut kini sudah tidak lagi dijabat oleh Ulta. "Ulta sudah bukan di KSP lagi. Dulu dia di staf KSP sebagai tenaga ahli utama, tetapi sekarang sudah tidak. Dia sekarang salah satu deputi di Bakom," kata Dudung di Gedung Bina Graha, Jakarta pada Kamis (10/9).

Terkait berbagai fenomena alam yang belakangan terjadi, Dudung mengatakan hal tersebut merupakan bagian dari dinamika alam yang secara keilmuan telah dipelajari oleh para ahli. Menurutnya perkembangan berbagai kejadian alam tersebut juga terus menjadi perhatian dan dipantau berdasarkan kajian yang dilakukan para ahli. Karena itu, Dudung meyakini fenomena tersebut tidak perlu dikaitkan dengan kepentingan pihak tertentu.

"Tentunya, saya punya keyakinan bahwa ini kan kehendak Yang Kuasa, artinya memang dinamika alam sudah seperti ini," kata Dudung.

Dudung juga menepis anggapan bahwa rangkaian fenomena alam tersebut memiliki kaitan dengan campur tangan pihak luar. Ia meminta persoalan tersebut dilihat berdasarkan fakta dan kajian ilmiah yang ada. "Menurut saya, tidak dikaitkan dengan apalagi kepentingan dengan pihak luar dan sebagainya," ujarnya.

Lebih lanjut, Dudung memastikan bahwa pernyataan Ulta yang menjadi sorotan tidak dapat dianggap sebagai sikap resmi KSP. Hal itu lantaran Ulta sudah tidak lagi berada dalam struktur KSP."Jadi, bukan anggota saya lagi itu," jelasnya.

Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia

Pernyataan Plt Deputi Bidang Pembinaan Komunikasi Pemerintah di Badan Komunikasi (Bakom) Ulta Levenia Nababan mengenai proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP) di tengah fenomena erupsi enam gunung api di Indonesia menjadi sorotan publik.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore