Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 5 September 2026 | 16.30 WIB

Heboh Tengah Malam Dentuman Keras Terdengar di Bandung, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi BMKG. (BMKG/Antara) - Image

Ilustrasi BMKG. (BMKG/Antara)

JawaPos.com - Dentuman keras tengah malam tadi membuat heboh warga Bandung, Jawa Barat (Jabar). Melalui akun media sosial (medsos), beberapa warga mengutarakan kekhawatiran atas munculnya suara misterius tersebut. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMG) memberi penjelasan.

Kekhawatiran warga Bandung atas dentuman itu salah satunya diutarakan oleh pemilik akun medsos Threads @alfiir. Dalam unggahannya yang dilihat pada Sabtu pagi (5/9), dia membagikan rekaman video berdurasi singkat dengan beberapa keterangan.

”Sedikit mencekam Bandung, stay safe aah. Angin gede pisan (besar sekali), ditambah suara dentuman teu ereun (tidak berhenti). Semoga nggak ada apa-apa,” ungkap dia.

Selain @alfiir, pemilik akun medsos Threads lainnya @willyhimawan_art juga mempertanyakan dentuman misterius yang terdengar sangat keras di Bandung. Dia bahkan menyebut dentuman itu terdengar nyaris 2 jam dan menyebut ada banyak warga mendengar suara misterius yang sama.

”Ada yang mendengar dentuman misterius di Bandung Raya malam ini? Sekitar tengah malam, suara rendah seperti: DUG…DUG… DUG… terdengar berulang selama hampir 2 jam,” tulisanya.

Saat dikonfirmasi Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto menyampaikan bahwa sejauh ini instansinya masih mendalami dentuman misterius tersebut. Yang pasti, dentuman itu tidak menunjukkan indikasi terjadinya gempa bumi maupun aktivitas petir.

”Kita masih dalami juga, suara dentuman yang dilaporkan tersebut tidak menunjukkan indikasi sebagai kejadian gempa bumi maupun aktivitas petir,” imbuhnya.

Berdasar hasil monitoring yang dilakukan oleh BMKG sejauh ini, Wijayanto menyampaikan bahwa tidak tampak aktivitas gempa bumi selamaperiode pukul 00.00 WIB-00.05 WIB pada tengah malam tadi di wilayah Bandung dan daerah sekitarnya.

”Data pemantauan Lightning Detector BMKG, tercatat adanya aktivitas petir namun intensitasnya rendah dan tidak menunjukkan aktivitas yang signifikan seperti yang dilaporkan masyarakat,” jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore