Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 September 2026 | 00.11 WIB

Asap Karhutla Makin Mengkhawatirkan, Gubernur Kalteng Siapkan Rumah Oksigen & Bagikan Masker Gratis

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Forkominda menyiapkan “Rumah Oksigen” di sejumlah titik dan membagikan masker gratis kepada masyarakat untuk meminimalkan dampak asap terhadap kesehatan warga. (Istimewa) - Image

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran bersama Forkominda menyiapkan “Rumah Oksigen” di sejumlah titik dan membagikan masker gratis kepada masyarakat untuk meminimalkan dampak asap terhadap kesehatan warga. (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus bergerak melakukan berbagai upaya penanggulangan dampak karhutla. Senin (31/8/2026), Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menyiapkan “Rumah Oksigen” di sejumlah titik dan membagikan masker gratis kepada masyarakat untuk meminimalkan dampak asap terhadap kesehatan warga.

Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara yang nyata dan cepat di tengah kekhawatiran masyarakat akan gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan kelompok rentan.

“Di saat udara terasa berat, tugas kita adalah memastikan tidak ada satu pun warga yang merasa sendirian. Pemerintah harus hadir, memeluk, dan menjaga,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.

Rumah Oksigen” adalah posko kesehatan darurat yang dilengkapi oksigen, nebulizer, tenaga medis, serta ruang istirahat sementara bagi warga yang mengalami sesak napas akibat paparan asap.

“Saya tidak ingin ada ibu yang harus menahan tangis karena anaknya batuk sepanjang malam tanpa tempat bernafas lega. Tidak ada kakek-nenek yang harus berjuang sendiri. Silakan datang ke Rumah Oksigen, di sana ada kami, ada tenaga kesehatan, ada oksigen untuk membantu,” ucapnya.

Selain itu, Pemprov Kalteng juga mengerahkan armada untuk membagikan ribuan masker gratis ke sekolah, pasar, terminal, dan pemukiman warga. Pembagian dilakukan oleh ASN, relawan, dan tim kesehatan agar tepat sasaran.

“Kami bagikan masker bukan sekadar simbol. Ini bentuk perlindungan paling dasar. Kalau kita belum bisa menghentikan asap hari ini, minimal kita bisa menjaga paru-paru masyarakat hari ini,” tegas Agustiar.

Gubernur juga meminta seluruh kepala daerah, camat, dan lurah untuk aktif mendata warga yang memiliki penyakit bawaan seperti asma dan ISPA. Data tersebut akan menjadi prioritas penerima layanan di Rumah Oksigen dan bantuan kesehatan lanjutan.

“Kami bergerak cepat karena waktu tidak bisa menunggu. Begitu indeks kualitas udara turun, tim kami harus sudah di lapangan. Ini bukan soal birokrasi. Ini soal nyawa,” katanya.

Untuk mendukung upaya ini, Pemprov Kalteng berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, BNPB, BMKG, TNI-Polri, serta organisasi masyarakat dan kampus.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore