
Kepala BGN Sudaryono. (Istimewa)
JawaPos.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta maaf atas kasus keracunan makanan, dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri di Sidoarjo, Jawa Timur, pada Senin (1/9).
Dia mengakui adanya kelalaian yang menyebabkan gangguan kesehatan terhadap penerima manfaat MBG di Sidoarjo.
"Saya juga menyampaikan di tempat ini, keracunan makanan yang ada di Sidoarjo kemarin, permohonan maaf saya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional atas kelalaian dan hal-hal yang kemudian menimbulkan gangguan kesehatan atau keracunan makanan di Sidoarjo, di pondok pesantren yang sampai saat ini datanya terekap di tempat kami," kata Sudaryono, dikutip dari instagram @sudaru_sudaryono, Kamis (3/9).
Dia mengatakan, BGN masih melakukan pemantauan terhadap penerima manfaat MBG yang terdampak.
Selain memonitor korban yang menjalani perawatan dan yang telah kembali, BGN juga menelusuri penerima manfaat yang tidak mendatangi fasilitas kesehatan.
"Kami terus monitor berapa yang dirawat, berapa yang sudah kembali, dan kami terus menyisir juga penerima-penerima manfaat lain yang barangkali tidak berangkat ke Puskesmas atau ke rumah sakit itu kami juga sisir, siapa tahu ada yang kemudian sakit ada di rumah dan seterusnya," lanjutnya.
Menurut Sudaryono, pemeriksaan awal terhadap kasus tersebut menemukan adanya persoalan dalam penerapan prosedur pelabelan makanan.
Berdasarkan penelusuran BGN, ahli gizi dan kepala dapur tidak memberikan label pada seluruh ompreng makanan yang dikirimkan.
"Kasus keracunan di Sidoarjo, kita sudah cek kronologis, sudah cek juga di radar MBG bahwa ternyata ahli gizi dan juga kepala dapur itu kemudian tidak melabeli semua omprengnya. Hanya dikasih label satu untuk satu PIC. Ngerti nggak? Jadi dia ngirim misalnya 400 itu labelnya satu," jelasnya.
Baca Juga:43 Ribu Orang Jadi Korban Keracunan, Kenapa Penyedia MBG masih Belum Ditindak seolah Kebal Hukum?
Sudaryono kemudian memerintahkan agar setiap wadah makanan atau ompreng diberikan label secara individual.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022