Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Agustus 2026 | 18.59 WIB

30 Agustus-1 September Potensi Hujan di Riau, Maksimalkan Pemadaman Karhutla

Tim gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu (26/8). (BPBD Kabupaten Lingga) - Image

Tim gabungan melakukan upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau pada Rabu (26/8). (BPBD Kabupaten Lingga)

JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mendorong seluruh potensi awan hujan di Provinsi Riau pada hari ini (30/8) hingga 1 September 2026 dimaksimalkan untuk mendukung Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau.

Ia menjelaskan, Riau masih memiliki peluang pembentukan awan hujan yang dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan OMC.

Berbeda dengan sejumlah wilayah lain seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, yang disebut memiliki tantangan lebih besar dalam mendapatkan potensi awan hujan.

“Kita bersyukur potensi awan hujan di Riau ini masih ada, di Kalteng di Kalbar sulit sekali, tapi kita ada potensi di tanggal 30, 31 dan tanggal 1 dan itu bisa akan meliputi seluruh Riau,” kata Raja Juli usai meninjau langsung penanganan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, dikutip Minggu (30/8).

Informasi mengenai peluang munculnya awan hujan tersebut disampaikan Kepala BMKG Pekanbaru Warjono dalam rapat koordinasi.

Menurut Raja Juli, dirinya telah berkomunikasi dengan Kepala BNPB dan BMKG agar peluang sekecil apa pun untuk menghasilkan hujan dapat dimanfaatkan dalam pelaksanaan OMC.

“Saya sudah sepakati dengan Kepala BNPB dan BMKG, sekecil apapun potensi awan hujan yang bisa kita maksimumkan, kita maksimumkan,” jelasnya.

Raja Juli menilai, curah hujan merupakan salah satu faktor paling penting dalam mengendalikan Karhutla. Oleh karena itu, keberadaan awan hujan di Riau harus dimanfaatkan untuk membantu proses pemadaman di lapangan.

“Karena kita tahu yang paling efektif untuk memadamkan karhutla ini hujan, sementara water bombing maupun pasukan darat itu adalah pilihan kedua dan ketiga,” tegasnya.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore