Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 05.22 WIB

Karhutla Pelalawan Mulai Padam, Menhut Minta Petugas Tak Hentikan Pendinginan

Menhut Raja Juli Antoni saat memantau penanganan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (28/8). (Kemenhut) - Image

Menhut Raja Juli Antoni saat memantau penanganan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (28/8). (Kemenhut)

JawaPos.com - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meminta proses pendinginan di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, terus dilakukan hingga benar-benar tuntas. Menurutnya, api di lokasi yang dipantau sudah tidak terlihat.

Namun, kondisi tersebut belum bisa menjadi tanda bahwa kawasan tersebut sepenuhnya aman dari ancaman kebakaran karena masih ditemukan asap.

“Api sudah tidak ada, tinggal tadi ada pendinginan proses benar-benar bahwa tidak ada lagi asap,” kata Raja Juli Antoni saat memantau penanganan Karhutla di Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Kamis (28/8).

Ia menjelaskan, penanganan kebakaran di lahan gambut memiliki tantangan tersendiri. Sebab, api tidak hanya membakar vegetasi yang berada di permukaan, tetapi juga dapat membakar lapisan tanah gambut.

Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih lama. Bahkan ketika api di permukaan telah berhasil dikendalikan, asap masih dapat muncul dari bagian lahan yang terbakar.

“Yang terbakar ini tidak hanya pohonnya, tapi tanahnya yang terbakar. Dan di beberapa tempat, seperti yang sudah saya saksikan, tadi kita lihat ya apinya sudah tidak ada, tapi asapnya tetap kuat,” ujarnya.

Raja Juli meminta seluruh petugas tetap berada di lokasi dan memastikan proses pendinginan dilakukan secara menyeluruh. Dia mengingatkan, meninggalkan lokasi terlalu cepat dapat meningkatkan risiko munculnya kembali titik api.

“Saya tetap meminta supaya waspada, karena apabila proses pendinginannya tidak terlalu sempurna, kalau nanti ada angin lagi, bisa nyala lagi. Potensi itu masih tetap ada, jadi mohon dituntaskan, jangan ditinggalkan tempat ini sampai benar-benar selesai,” tegasnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore