Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 00.06 WIB

Megawati Prihatin Indonesia Diterpa Bencana: Gempa, Banjir, hingga Papua Turun Salju

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/8). - Image

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri melakukan pertemuan dengan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/8).

JawaPos.com - Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menyampaikan keprihatinan terhadap berbagai bencana alam dan fenomena cuaca ekstrem yang terjadi di berbagai wilayah Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Megawati saat melakukan pertemuan dengan Presiden Timor Leste José Ramos-Horta di Megawati Institute, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/8).

Megawati menyoroti sejumlah peristiwa, mulai dari gempa bumi dan banjir bandang hingga fenomena tidak biasa berupa turunnya salju di kawasan permukiman warga Papua. Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan adanya anomali yang perlu mendapat perhatian serius.

"Indonesia pada saat ini sedang berada di dalam sebuah kesedihan karena kami mengalami ada gempa, ada banjir, dan juga yang aneh di suatu tempat di Papua turun salju. Ini betul-betul suatu anomali yang sangat harus diperhatikan oleh kita semua," kata Megawati.

Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) itu juga menilai, perubahan iklim dan anomali cuaca kini tidak lagi dapat dipandang sebagai persoalan yang hanya dibahas dalam kajian atau prediksi ilmiah. Hal itu berdampak nyata dirasakan masyarakat.

Megawati kemudian menyinggung kondisi lapisan es abadi di kawasan Puncak Grasberg, Papua. Berdasarkan temuan tim peneliti BRIN, tutupan salju di wilayah tersebut terus mengalami penyusutan akibat peningkatan suhu global.

"Di Indonesia ini ada sebuah keunikan, kami punya gunung namanya Grasberg. Itu tadinya penuh dengan salju, tetapi sekarang makin meleleh," ungkap Megawati.

Dalam memantau perubahan tersebut, BRIN telah mengirimkan tim peneliti ke lokasi. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan pencairan es sekaligus mengukur dampaknya terhadap lingkungan sekitar.

Megawati menyebut hasil pengamatan tersebut menunjukkan kondisi yang patut menjadi perhatian. Ia mengungkapkan pencairan es diperkirakan dapat berlangsung semakin cepat dalam beberapa tahun mendatang.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore