Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 28 Agustus 2026 | 20.47 WIB

Nasaruddin Umar Tegaskan Tak Maju sebagai Caketum PBNU, Pilih Fokus jadi Menag

Nasaruddin Umar tegas tidak maju sebagai caketum PBNU dan fokus menjadi Menag. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Nasaruddin Umar tegas tidak maju sebagai caketum PBNU dan fokus menjadi Menag. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memastikan dirinya tidak akan mengikuti kontestasi pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Nasaruddin memilih tetap menjalankan tugasnya sebagai Menteri Agama dan berkonsentrasi membantu Presiden Prabowo Subianto dalam membina kehidupan serta kerukunan umat beragama.

Menurut dia, tanggung jawab sebagai Menag memiliki cakupan yang luas dan membutuhkan perhatian penuh. Karena itu, ia menilai pilihan untuk tidak masuk dalam bursa Ketum PBNU merupakan langkah yang paling tepat.

"Maka yang terbaik buat saya, dan juga untuk pengembangan Kementerian Agama ke depan, atau juga termasuk NU, lebih baik saya berkonsentrasi di Kementerian Agama,” kata Nasaruddin dalam keterangannya, dikutip Jumat (28/8).

Nasaruddin menegaskan, keputusan tersebut bukan berarti dirinya mengesampingkan NU. Ia justru berharap organisasi yang menjadi tempat bernaung warga Nahdliyyin tersebut dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi bangsa.

Dia juga menyampaikan permintaan maaf kepada sejumlah pihak dari berbagai daerah yang sebelumnya mendorong dan membayangkan dirinya maju dalam pemilihan Ketua Umum PBNU.

"Maka dengan demikian, saya minta maaf kepada teman-teman dari berbagai daerah yang mungkin telah mengimajinasikan saya untuk memimpin PBNU," tegasnya.

Nasaruddin menambahkan, dirinya telah menetapkan pilihan untuk tetap fokus menjalankan amanah di pemerintahan, khususnya membantu Presiden Prabowo dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis.

Ia pun berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung dengan baik dan menghasilkan keputusan yang memberikan manfaat bagi bangsa maupun warga Nahdliyyin.

"Mudah-mudahan muktamar ini berjalan lebih lancar, dan menghasilkan hasil-hasil muktamar yang lebih baik untuk bangsa, khususnya untuk Nahdliyyin," jelasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore